Skip to content

KPU Samarinda Akan Gelar Cerdas Cemat Via Virtual

Perebutkan Hadiah Total hadiah Rp 9,5 juta Juta

Dipublikasikan: 14 Nov 2020, 18:00
ADVERTORIAL
KPU Samarinda Akan Gelar Cerdas Cemat Via Virtual
Komisioner KPU Samarinda Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipan Masyarakat (Sosdiklihparmas) M Najib – www.kaltimnews.co / Foto: istimewa

 Banner-KPU-Samarinda.

KALTIMNEWS.CO, Samarinda – Selain lomba mural, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Samarinda juga akan mengadakan lomba cerdas cermat via Dalam Jaringan (daring) hal ini demi memeriahkan Pesta demokrasi yang akan dihelat pada 9 Desember mendatang ditengah situasi pendemi Covid-19. 

Kepada kaltimnews.co, komisioner Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipan Masyarakat, dan SDM M Najib mengatakan, segmentasi dari lomba ini pun fokus pada anak muda utamanya bagi mereka yang sudah punya hak pilih. 

“Berusia mulai 17 – 22 tahun, soal-soal yang diajukan di cerdas cermat masih erat kaitannya dengan PilkadaSelain itu peserta juga harus menyertakan kartu elektronik atau identitas lainnya. Harus warga Samarinda yang dibuktikan dengan identitas diri. Kemudian, mendaftarkan diri sebagai grup yang terdiri atas 2 orang. Setiap grup yang mendaftar mesti memiliki nama grup. Dan setiap grup bebas memilih rekannya dari mana saja. Tak perlu berasal dari sekolah atau kampus yang sama,” ujarnya.

Tak jauh berbeda dengan syarat pendaftaran di lomba mural, untuk cerdas cermat daring pun mengharuskan peserta untuk mengambil formulir di KPU Samarinda, melampirkan fotokopi KTP, pas foto ukuran 4×6 sebanyak 1 lembar. Jangan lupa juga bahwa peserta wajib memiliki pendukung minimal 30 orang dan wajib menyaksikan melalui live streaming di YouTube dan Facebook KPU Samarinda.

“Pendaftaran untuk cerdas cermat daring masih dibuka sampai 20 November mendatang. Namun berkas pendaftaran paling lambat diserahkan pada 20 November alias hari terakhir pendaftaran. Keesokan harinya pada 22 November, akan berlangsung technical meeting. Lomba cerdas cermat daring dilaksanakan selama 2 hari pada 23-24 November,” tuturnya.

“Ragam lomba termasuk cerdas cermat memang menyasar ke anak muda, milenial. Sebab mereka itu kan pemilih potensial. Populasi mereka juga banyak dan besar. Tapi tingkat apatisme terhadap pesta demokrasi juga cenderung tinggi,” sambungnya.

Dijelaskan Najib, jumlah peserta cerdas cermat nanti akan menentukan sistem yang diterapkan KPU Samarinda. Selain itu, cerdas cermat pun akan condong mengarah pada konsep debat. Kemudian, para juri turut dilibatkan. Memang belum dipastikan nama-namanya, namun juri berasal dari kalangan akademisi, profesional, dan media.
Tema cerdas cermat daring pun sama dengan mural yakni wujudkan Pilwali Samarinda 2020 yang bersih dan berintegritas. Total hadiah bagi pemenang berjumlah Rp 9,5 juta. (adv)