Skip to content

KPU Samarinda Catat Jumlah Daftar Pemilih diPilwali Samarinda Mengalami Penurunan

Yakin Capai Terget Nasional 77.5%     

Dipublikasikan: 14 Oct 2020, 13:44
ADVERTORIAL
KPU Samarinda Catat Jumlah Daftar Pemilih diPilwali Samarinda Mengalami Penurunan
Rapat pleno terbuka rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang digelar KPU Kota Samarinda di Aston Hotel Samarinda -- www.kaltimnews.co / Foto: Nur Afni Okta

 Banner-KPU-Samarinda.

KALTIMNEWS.CO, Samarinda – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) melaksanakan rapat pleno terbuka rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilukada serentak yang akan dihelat pada 9 Desember mendatang.

Acara yang digelar di  Aston Hotel Samarinda tersebut dihadiri oleh sejumlah pihak seperti Komisioner KPU Kaltim Divisi Bidang Program Data dan Informasi, Iffa Rosita, Ketua KPU Samarinda Firman Hidayat, Komisioner KPU Kota Samarinda,Dwi haryono, Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Arif Budiman, Dandim 0901 SMD, Kolonel Inf Oni Kritiyono Goendong , Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Para Ketua dan anggota Petugas Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kota Samarinda, selain itu nampak pula Tim LO Badar, Andi Harun Rusmandi, dan perwakilan Gugus tugas penaganan Covid-19 Samarinda.

Dalam sambutannya Iffa Rosita mengatakan pentingnya mendapatkan data pemilih tetap yang valid sehingga dapat mengoptimalkan partisipasi masyarakat dan efisiensi anggaran dalam pilgub kota Samarinda yang akan diadakan pada 9 Desember 2020.

“Kita berharap agar partisipasi masyarakat Samarinda pada khususnya mencapai target nasional yakni sebesar 77.5% dari total daftar pemilih. Kita tidak menginginkan kejadian 2015 silam yang saat itu diketahui samarinda masuk dalam partisipasi terbawah kedua nasional dengan jumlah tingakat partisipasinya sebesar 48.12%,” ujar Iffa Rosita, Rabu (14/10/2020).

Sementara itu, Dwi haryono dalam meningkatkan partisipasi warga pihaknya hingga kini telah bekerja semaksimal mungkin, hal itu kata dia terbukti dengan disiapkannya 1.962 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar se-Kota Samarinda.

“1.962 TPS tersebut Lima diantaranya dikhususkan untuk warga binaaan baik rutan maupun Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Samarinda,” kata dia.

Di jelaskan Dwi Haryono dalam catatannya hingga kini terdapat pengurangan sebanyak 97 pemilih jika dibandingkan pada pemilihan presiden yang sebelumnya.

“Jumlah pemilih pada pemilihan Presiden lalu sejumlah 577.078 pemilih, namun sekaran itu berkurang 97 pemilih, dengan jumlah total 576.981 pemilih, kendati demikian kami tetap optimis target nasional akan dapat tercapai,” tungkasnya. (*)