KALTIMNEWS.CO, Kukar – Selama Pendemi Covid-19 melanda Indonesia system tatap muka yang lazimnya dilakukan di dalam sekolah berubah menjadi metode belajar dalam Jaringan (Daring).
Adapun di Kutai Kartanegara (Kukar) Kalimantan Timur (Kaltim) sejak beberapa bulan yang lalu telah meluncurkan program yang disebut Kukar Pintar. Kukar Pintar sendiri merupakan portal pembelajaran yang salah satu fiturnya menyediakan video pembelajaran yang diperuntukkan bagi siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP).
“Dengan adanya video ini, para siswa dinilai menjadi mudah dalam memahami mapel sekolah. Apalagi kondisi pandemi saat ini, yang memaksakan belajar secara dalam jaringan (daring),” ujar Kepala Seksi (Kasi) Kurikulum dan Pengembangan Mutu SMP Disdikbud Kukar, Emy Rosana Saleh kepada media ini Kamis (26/11/2020) sore.
Menurutnya terdapat sedikitnya 5 mapel yang kini digarap pihaknya, lima maple itu yakni bahasa Indonesia dan Inggris, IPA, IPS dan matematika.
“Ini mapel cukup kompleks penjelasannya, dan beberapa mapel juga nanti masuk di dalam konten soal-soal pada Asesmen Kompetemsi Minimum (AKM) sebagai penganti Ujian Nasional (UN),” sebutnya.
Dalam pembuatan video pembelajaran kata dia pihaknya pun melibatkan sekitar 50 pengajar di berbagai wilayah Kukar.
“Karena ada 5 mapel, maka setiap mapel ada 10 pengajar dan 2 koordinator di masing-masing mapel, sehingga total ada 60 guru yang terlibat. Saat ini, sebanyak 377 video yang sudah dibuat dan video bisa ditonton di Youtube “Kukar Pintar” terlebih didalam pertal tersebut terdapat beberapa fitur seperti Kelas, Gerakan Literasi Sekolah (GLS), Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) dan lainnya,” terangnya.
Dikatakan Emy, Fitur Kelas dinilai akan sangat membantu para guru dalam mengakses perangkat pembelajaran. Dengan menyediakan RPP dan Power Point mulai dari kelas 7, 8, 9 untuk 5 mapel, diharapkan bisa mempermudah para guru-guru sehingga mereka tidak akan repot lagi mempersiapkan materi pembelajaran.
“Adapun beberapa fitur lainnya merupakan kumpulan praktik, baik yang dilakukan oleh sekolah, guru dan siswa yang ada di Kukar dan kemudian diunggah di dalam portal Kukar Pintar, kami ingin ada praktik-praktik baik dari SMP di Kukar yang terekspos dan kemudian menjadi inspirasi dan contoh bagi sekolah lainnya,” pungkas Emy. (*)