Skip to content

Launching Tahapan Pilkada, Wawali Ajak Warga Jadi Pemilih Cerdas

Di Gelar bukan ditempat tertutup, tapi di tempat terbuka

Dipublikasikan: 24 Nov 2019, 08:16
ADVERTORIAL
 Launching Tahapan Pilkada, Wawali Ajak Warga Jadi Pemilih Cerdas
Ketua KPU Samarinda Firman Hidayat Saat acara Lounching Tahapan Pilwali Samarinda -- www.kaltimnews.co / Foto: Kominfo Samarinda

 banner-pemkot-SAMARINDA-OK.

KALTIMNEWS.CO, Samarinda - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Samarinda meluncurkan Tahapan Mencari Pemimpin Kota Tepian menghadapi Pilkada serentak tahun 2020 mendatang. 

Berbeda dengan edisi terdahulu dimana pemuncuran diadakan di tempat tertutup, kali ini KPU Samarinda menggelarnya di tempat terbuka, yaitu di area Taman Samarendah, Jl Bhayangkara, Sabtu (23/11/2019) malam.

Ketua KPU Samarinda, Firman Hidayat mengungkapkan dilaksanakannya launching tahapan Pilkada 2020 di Taman Samarendah ini dengan tujuan menginformasikan kepada warga segera dimulainya Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota untuk  5 tahun kedepan yang akan dilaksanakan 23 September 2020.

Alasan memilih Taman Samarendah sebagai tempat melaunching karena tempat tersebut adalah ikon terbaru, lokasi wisata gratis untuk umum dan salah satu ruang terbuka hijau Kota Samarinda. 

“Sekalian mengingatkan kepada calon-calon Walikota dan Wakil Walikota yang akan datang bahwa Kota Samarinda memiliki potensi wisata yang cukup besar dan warga juga berharap ada lagi ruang terbuka hijau  seperti Taman Samarendah ini kedepannya,”ujar Firman.

Mewakili Pemkot Samarinda, Wakil Walikota Muhammad Barkati dalam sambutannya memberikan ungkapan agar melaksanakan Pilkada dengan fair kepada seluruh bakal calon (balon) Walikota dan Wakil Walikota yang akan bertarung di Pilkada 2020. “Majulah tanpa menyingkirkan, naiklah tanpa menjatuhkan, jadilah baik tanpa menjelekkan, jadilah benar tanpa menyalahkan," ucapnya.

Dia juga menghimbau kepada seluruh balon agar mengikuti proses tahapan Pilkada dengan sebaik-baiknya.  

"Pemimpin yang baik lahir bukan hanya sekedar kapasitas, kapabilitas dan integritas. Pemimpin yang baik bisa terlahir dari pemilih yang cerdas dan proses  yang tidak hanya demokratis, tetapi juga jauh dari suku,  agama, ras dan golongan," tuturnya.

Ia juga berpesan kepada semua kandidat dan tim pemenangannya, khusus sosialisasi dan kampanye di media sosial, wajib berisi pesan kampanye yang edukatif, argumentatif dan persuasif. 

'Hindarilah fitnah, saling cela, serta kedepankan etika  dan kesantunan. Dengan cara ini kita benar-benar  dapat menciptakan pemilih-pemilih yang cerdas," pesan Barkati. (*)