Skip to content

Pembangunan Harus Membahagiakan Masyarakat 

Ingin Efektif Harap Pola Pikir Pemimpin Bisa Berubah

Dipublikasikan: 24 Nov 2019, 08:33
 Pembangunan Harus Membahagiakan Masyarakat 
Bupati Kukar Edi Damansyah, Saat acara pengambilan sumpah janji jabatan dan pelantikan dilingkungan Pemkab Kukar

KALTIMNEWS.CO, Tenggarong – Usai melakukan pelantikan Pejabat Pengawas dan Administrator di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Kamis (21/11/2019), Bupati Kukar Edi Damansyah memberikan pernyataan menarik terkait pelaksanaan proyek infrastruktur jalan di wilayah Kukar.

Pertama, peringatan bahwa pekerjaan berbasis data yang kuat dan akurat terkait proyek infrastruktur, memerlukan focus pengerjaan optimal dari Pejabat Pengawas dan Administrator di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Salah satunya akurasi data interkoneksi jalan yang menghubungkan antar desa di seantero Kukar. 

“Akurasi data penting untuk mendukung materi proyek pengembangan infstruktur jalan di Kukar. Dari data itu bisa dipilah skala prioritas pembangunannya,” katanya.  

Menurutnya ada kebiasaan yang menurutnya kurang efektif dalam pelaksanaan proyek yang dikoordinir oleh Negara. Yakni durasi pengerjaan yang selalu memadat di 3 bulan akhir tahun. Kondidi itu mengikuti turunnya anggaran baik melalui APBN maupun APBD.

“Selama ini rata-rata pengerjaan proyek hanya punya waktu 3 bulan pengerjaan di akhir tahun, saya kira pola pikir ini harus diubah agar lebih efektif. Karena proses pengesahan anggarannya dilegislatif sudah melewati fase yang betul diawal dan pertengahan tahun,” ucapnya.  

Kata Edi, baiknya proses pengerjaannya mengikuti pengesahannya yakni di awal tahun. Tujuannya, kualitas pengerjaan bisa didapatkan. Pengerjaan yang tertata tentu membuat celah pengerjaan yang berkualitas lebih terbuka. “Ekseskusi yang selalu terlambat. Bukanlah hal yang baik. Karena, sebenranya bisa lebiuh dipercepat. Apalagi ini menyangkut infrastruktur dasar untuk warga,” katanya. 

Infrastruktur dasar warga pun akan susah mendapatkan kualitas maksimal bila dikerjakan buru-buru demi menghindari penalty atau melewati batas waktu. 

“Padahal muara dari pembangunan itu adalah membahagiakan masyarakat.  Selain itu dengan peningkatan infrastruktur, geliat pembangunan akan lebih terasa. Proses perputaran perekonomian turut lancar mengingat dari sisi transportasi telah terdukung dengan fasilitas jalan yang memadai,” paparnya. (*)