KALTIMNEWS.CO, Pengahasilan Asli Daerah (PAD) Samarinda selama ini, hanya terfokus terhadap sektor retribusi, hal ini kemudian membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda tidak berani menjawab tantangan Dewan Samarinda dalam realsisasi target sebesar Rp 700 miliar di tahun ini.
Demikian yang disebutkan, anggota DPRD Samarinda, Nursobah kapada awak media, Jumat, (20/1/2023).
”Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Samarinda tahun 2023 bisa melebih target yang ditetapkan Pemkot Samarinda (Rp 600 Miliar), namun saat ditantang oleh dewan untuk realisasi ke Rp 700 miliar, oleh dewan Pemkot malah khawatir jika target PAD tidak tercapai,” kata Nursobah. (*)