
KALTIMNEWS.CO, Samarinda – Sejumlah pedagang pasar tradisional di wilayah kita samarinda Rabu (3/06/2020) pagi mengikuti kegiatan rapid tes dan swab yang digekar secara massal oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda.
Kegiatan Rapid Tes dan Swab ini digelar Pemkot Samarinda dalam rangka persiapan menuju kondisi new normal, relaksasi, yang ditempuh pemerintah pusat lebih kepada skenario guna mempercepat penanganan Covid-19 dalam aspek kesehatan dan sosial maupun ekonomi
Setidaknya ada 200 orang yang terdiri dari pedangan dan pembeli ikut serta dalam kegiatan yang ditinjau langsung Walikota Samarinda H Syaharie Jaang ini.
“Rapid tess dan swab, yang dilakukan pemkot ini bertujuan untuk memberi rasa aman kepada masyarakat Samarinda, kenapa pasar yah karena pasar merupakan tujuan utama masyarakat untuk bertransaksi jual beli,” kata Jaang kepada awak media.
Di dampingi Kapolres Samarinda, Kombes Pol Arif Budiman, Sekda Pemkot Samarinda, Sugeng Choiruddin, serta Asisten I, dan tim Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda, orang nomor satu dikota Samarinda itu meninjau langsung pelaksanaan kepada pedagang dan pembeli di disejumlah pasar seperti pasar Segiri, Pasar Merdeka, pasar rahmad dan Pasar Pagi.
“Jenis pemeriksaannya meliputi tenggorokan dan hidung yang tingkat keakuratannya mencapai angka 90 persen,” sebut Jaang.
Dalam kesempatannya itu dirinya tetap mengimbau kepada warga Samarinda untuk tetap menggunakan alat pelindung diri berupa masker serta tetap senantiasa menjaga jarak di tengah kondisi Covid-19.
“Bagaimanapun pasar tradisional menjadi tujuan utama masyarakat itu sendiri dalam melakukan transaksi jula beli, oleh karena itu kami mengimbau kepada warga agar tetap memperhatikan protocol kesehatan Covid-19, para pedangan dan penjual harus menjaga jarak, menggunakan masker wajib itu jangan lupa,” imbau Jaang.
Jaang juga menyampaikan bahwa hasil rapid tes kepada pedangan dan pembeli di pasar segiri hasilnya negatif. Sementara untuk Rapid tess dan swab di pasar merdeka yang di lakukan hari ini Rabu (3/06/2020) esok, akan di ketahui 2 atau 3 hari mendatang.
“Untuk rapid tes di pasar segiri yang dilakukan beberapa hari yang lalu, hasilnya negatif, sementara untuk pasar rahmad, masih kita tunggu 2 sampai 3 hari kedepan,” jelasnya.(*/Adv)