KALTIMNEWS.CO, Sejumlah pertimbangan dan alasan terkait pembangunan ulang pasar pagi oleh Pemkot Samarinda, salah satunya yakni kondisi Pasar yang berada di Jl Jenderal Sudirman, tepatnya di tepi Sungai Mahakam tersebut sangat semrawut dan kumuh.
“Saya setuju dengan pembangunan ulang Pasar Pagi tersebut, soalnya kondisinya sekarang ini sangat memerihatinkan, selain terkesan kumuh kondisinya juga sudah tidak layak lagi,” ujarnya.
Keberadaan pasar pagi sendiri diketahui berdiri di era 70 an, di era kepemimpinan Walikota Samarinda
Andi Harun, pasar tua tersebut kemudian mendapat angina segar untuk direvitalisasi, proyek pengerjaannya sendi diperkirakan akan menelan anggaran dana Rp280 miliar dengan target pengerjaan selama 11 bulan waktu berjalan di tahun depan.
“Terkait waktu pelaksaaan kami sendiri belum mengetahui secara deatai apakah pelaksananya nanti apakah OPD sendiri, atau PUPR, atau OPD lain, kita tunggu saja kabar selanjutnya,” tutup Novan sebut Novan (*)