
KALTIMNEWS.CO,Samarinda – Kepengurusan PMI Kota Samarinda masa bhakti 2019-2024 ini, yang baru dilantik yang diketuai oleh Fakhruddin Noor, punya tugas berat untuk membuat stok darah Samarinda terjaga.Pasalnya kebutuhan darah di Samarinda ada setiap hari.
Kebutuhan darah sangat diperlukan, terutama bagi pasien yang kekurangan maupun keperluan medis lainnya. Bagi warga kota tepian, yang membutuhkan darah, maupun hendak mendonorkan darahnya, bisa langsung datang ke kantor PMI, jalan Palang Merah Indonesia, No 1, Samarinda. Layanan proses donor darah mulai pukul 08.00 - 21.00 Wita. Namun layanan kepada masyarakat yang membutuhkan darah buka 24 jam.
Syarat permohonan darah pun tidak sulit, cukup membawa surat Permohonan Darah Untuk Transfusi (PDUT) dari rumah sakit yang ditandatangi oleh dokter yang merawat.
Program tepat untuk penjaring pendonor yang lebih besar, wajib dicanangkan. Tentu dengan proses dan standard tepat agar kualitas darah yang dihimpun bisa maksimal.
“Beberapa program terkait donor darah sudah kami siapkan. Termasuk kerjasama-kerjasama baik lintas SKPD, korporasi maupun lembaga lainnya,” katanya.
Setelah dilantik, Fakhruddin Noor melaporkan perolehan donor darah di tahun 2018 di samarinda yang mencapai 31.654 kantong darah.
Dengan spesifikasi donor sukarela 30.789 kantong dan donor pengganti sebanyak 865 kantong. Hingga saat ini, darah yang didistribusikan ke RS sebanyak 37.649 kantong darah. Selain itu juga ditemukan beberapa kondisi darah yang tidak dalam kondisi yang baik.
"Temuan penyakit sebanyak 611 kantong seperti hepatitis B 268 kantong, hepatitis C 36 kantong, siphilis 112 kantong dan HIV sebanyak 195 kantong," sebutnya. (*)