KALTIMNEWS.CO, Sejumlah orang tua mulai hilir mudik didepan pintu gerbang sekolah SDN 010 Samarinda Seberang, Senin (11/10/2021) pagi, beberapa diantaranya sibuk memeiksa kelengkapan peralatan Protocol Kesehatan (Prokes) berupa handsanitazer, dan lainnya pada anak didik yang mulai hari ini berjalan di tingkat sekolah dasar tersebut.
SDN 010 Samarinda seberang memang merupakan satu-satunya SD yang mendapatkan izin tatap muka terbatas oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda. Dalam pelaksanaannya sekolah ini telah melakukan berbagai persiapan termasuk membentuk tim gugus tugas, dan sebagainya.
“Sejak jumat (8/10/2021) kemarin kami telah melakukan berbagai persiapan tatap muka terbatas ini, seperti diantaranya melakukan penyemprotan desinfektan diseluruh area sekolah, menyipakan sejumlah himbauan tertulis tetang protocol Kesehatan yang wajib dipatuhi oleh peserta didik,” ujar Kepala Sekolah SDN 010 Samarinda Seberang Mardiana yang ditemui kaltimnews.co.
Selain itu kata dia, semua peserta didik sebelum masuk ke lingkungan sekolah wajib memenuhi standar prptokol yang telah di tetapkan.
“Semua siswa wajib memenuhi standar protocol Kesehatan, seperti memaki masker, mencuci tangan cek suhu tubuh, hingga membawa bekal dari rumah,” sebutnya.
Terkait waktu pelaksanaan tatap muka Mardiana menyebutkan, jika pelaksanaan tatap muka dibagi atas dua kategori yakni kelas genap (2,4,6) dan kelas Ganjil (1.3.5).
“Untuk kelas Ganjil masuk di hari senin, Rabu, Jumat sisanya yakni kelas genap, untuk kapasitas ruangan belajar sendiri kami bagi 50 persen jumlah siswa setiap kelas,” bebernya.
Sementara itu Ketua Komite SDN 010 Samarinda Seberang, Arief Kaseng mengaku bersyukur terkait pelaksanaan proses tatap muka terbatas di sekolah tersebut.
“Alhamdulillah harapan orang tua siswa kini mulai terkabul, proses tatap muka yang dinanti-nantikan kini mulai dilaksanakan, oleh karena itu kita berharap kepada orang tua siswa untuk tetap memeringatkan anak walinya agar tetap disiplin menjalankan protocol Kesehatan, agar proses tatap muka ini tetap berlangsung,” tuturnya.
“Saya peribadi dan mewakili orang tua siswa mengucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Dinas Pendidikan Kota Samarinda, yang telah memberikan kesempatan kepada sekolah ini guna menggelar proses tatap muka terbatas, ingat tetap dispilin menjalankan protocol Kesehatan,” imbaunya. (*)