KALTIMNEWS.CO, Samarinda – Sebelum menyampaikan pendapat akhir fraksi dan persetujuan DPRD kota Samarinda terhadap raperda tentang APBD tahun anggaran 2020, yang digelar diruang sidang utama DPRD Samarinda, Sabtu (30/11/2019) malam, Fraksi PKS mengakui, telah ada kemajuan yang terasa di Samarinda buah kerja keras dari Pemkot Samarinda. “Tetap terasa ada perubahan kemajuan pembangunan dan itu wajib di apresiasi,” ucap perwakilan fraksi PKS, Sani Husen.
Hanya saja masih diperlukan pertimbangakan upaya peningkatan PAD dengan upaya sistematis strategis. Mengingat potensi Samarinda masih begitu besar dan banyak sisi yang bahkan belum tersentuh untuk menggenjotnya.
Disisi lain, Pemkot juga wajib memerhatikan beberapa pergerakan pengembangan SDM dibeberapa bidang vital pembangunan. Seperti salah satunya, bidang pendidikan yang menjadi basis utama SDM yang mumpuni, kesehatan dan perekonomian. “Khusus pendidikan. Kita semua paham sektor pendidik berkualitas di Samarinda masih harus ditambah,” katanya.
Apalagi peran tenaga pengajar itu vital untuk membentuk karakter dan menjaga agar focus mereka tak bercabang kepada hal negatif. “Paling penting tentu saja terkait kesejahteraan para pengajar kita. Dengan tanggung jawab yang besar, eloklah jika pendapatan mereka juga disesuaikan,” tambahnya.
Agar harapan itu tercapai, ia berpendapat perlu intensitas komunikasi antara pemkot dan DPRD terkait dukungan anggaran. “Tak hanya pendidikan. Semua unsur pembangunan yang terdukung anggaran, butuh komunikasi intens antar keduanya,” tambahnya. (adv)