KALTIMNEWS.CO, Samarinda – Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Angkasa Jaya saat melakukan reses di wilayah Kelurahan Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang, mendapatkan keluhan warga terkait normalisasi drainase yang kini sudah dipenuhi endapan lumpur atau yang biasa disebut sedimentasi. Termasuk volume air yang pasca hujan lebat, yang tak mampu lagi tertampung.
"Kalau tak mampu menampung, air jadinya meluap. Pasti banjir," tuturnya pria yang akrab disapa Jaya ini kepada kaltimnews.co, Rabu, (20/11/2019) siang..
Diketahui, warga Loa Bakung sering kali melakukan kerja bakti untuk gotong royong membersihkan saluran air dengan peralatan seadanya. Tentu peran pemerintah sangat diharapkan terutama untuk dukungan peralatan yang lebih baik. "Pemerintah bisa pakai peralatan lebih baik. Seperti alat berat. Lebih efektif hasilnya," imbuhnya.
Selain normalisasi sedimentasi drainase, warga juga meminta agar saluran drainase itu diperlebar. Kondisi air pasca hujan yang meluap, ditambahnya melambatnya aluran air pembuangan, tentu menyebabkan potensi banjir . "Akan kami tampung dan kami bahas dengan pemerintah terkait keinginan warga ini. Drainase wajib diperhatikan. Kalau salurannya sempit dan lambat, Bisa meluap jadi banjir," tutupnya. (adv)