KALTIMNEWS.CO, Samarinda – Total penduduk Samarinda hingga akhir 2019 diperkirakan mencapai 872.768 jiwa, hal ini tentunya mengalami pertumbuhan dari tahun sebelumnya yang hanya berjumlah 858.080 Jiwa. Demikian yang di kutip dari situs resmi Badan Pusat Satatistik Kota Samarinda.
Senada dengan hal ini, anggota DPRD Samarinda, Ahmat Sopian Noor mengatakan jika 2020 mendatang, populasi penduduk Kota Tepian akan terus meningkat bahkan melebihi proyeksi yang dipaparkan oleh BPS Kota Samarinda.
“Di situs resminya BPS Samarinda mencatat jika proyeksi pertumbuhan penduduk akan mencapai 886.806 jiwa. Namun menurut kami laju pertumbuhan penduduk di Samarinda akan melebihi catatan tersebut,” ujar Ahmat Sopian Noor, kepada kaltimnews.co, Selasa (5/11/2019) sore.
Peningkatan pertumbuhan penduduk di Samarinda menurutnya harus menjadi perhatian yang tak terlupakan oleh dewan Samarinda. Saking seriusnya kata dia, dewan Samarinda sempat memanggil Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Samarinda guna menekan laju pertumbuhan penduduk tersebut.
Menurut Sopian Saapan akrabnya, Program Keluarga Berencana (KB) yang diterapkan pemerintah sudah bagus dalam mengatasi kepadatan jumlah penduduk. Salah satu program KB kan Satu keluarga cukup memiliki 2 orang anak saja. Apalagi dengan adanya program kampung KB yang di cetuskan pemerintah tentunya program ini pertumbuhan penduduk Samarinda dapat terkendali dan berkualitas,” kata Sopian.
Dalan keterangannya itu, Sopian juga sempat membeberkan jika pihaknya sempat mendengarkan berbagai Program DPPKB. “Selain membahas laju pertumbuhan penduduk dan program KB, dalam pertemuan yang di gelar Senin (4/11/2019) kemarin, kami juga mendegarkan berbagai program lainnya seperti pengendalian kependudukan sosial, ekonomi, bagi keluarga dan perlunya pendampingan bagi keluarga berencana,” tutup politisi Partai Golkar ini. (*)