KALTIMNEWS.CO, Sepanjang 2024 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Samarinda mengalami peningkatan, atas hal ini Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti angkat bicara.
“kita tentutnya tidak inigin masalah seperti ini menjadi hal yang serius yang berujung pada kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah menjadi berkurang, yang seolah-olah mengatakan bahwa kita tidak becus mengurusi persoalan seperti ini,” ucapnya.
Untuk itu, Politikus Partai Demokrat ini menekankan pentingnya kolaborasi dan koordinasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menciptakan lingkungan kota yang layak huni.
"Karena itu saling keterkaitan semua OPD saling berkolaborasi, sehingga dapat menciptakan Samarinda menjadi sebuah kota pusat peradaban, yang berujung pada perlindungan sosial yang adil bagi masyarakatnya," pungkasnya. (*)