KALTIMNEWS.CO, Sejumlah program pembangunan yang kini dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda nyatanya masih belum dirasakan secara menyeluruh, hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Samri Shaputra kepada awak media Rabu (4/1/2022).
“Sebagian besar masyarakat Kota Samarinda masih belum merasakan program-program pembangunan dari Pemkot Samarinda. Hal itu disebabkan keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk mengakomodir seluruh kebutuhan pembangunan di Kota Samarinda,” kata Samri.
Kekurangan anggaran tentu kata dia tentunya tidak dapat dihindari, dengan jumlah program kerja yang ada.
“Oleh karena itu jangan heran jika pasti sebagian masyarakat belum merasa terpuaskan dengan program pembangunan yang digalakkan pemkot,” tutur Samri.
Menurut dia, Pemkot Samarinda memerlukan anggaran paling tidak sebesar Rp19 triliun, untuk kebutuhan pembangunan serta pemberdayaan masyarakat di Samarinda.
“Angka tersebut terlampau sangat jauh, jika dibandingkan dengan kondisi APBD Samarinda untuk tahun 2023, sebesar Rp3,9 triliun,” jelasnya. (*)