Skip to content

Sejumlah Bangunan ini menjadi Sorotan Ketua Komisi III DPRD Samarinda

Bangunan Merambat ke Badan Jalan Bahkan Menggunakan Bibir Sungai Sebagai Lahan Komersil

Dipublikasikan: 19 Oct 2019, 11:53
ADVERTORIAL
Sejumlah Bangunan ini menjadi Sorotan Ketua Komisi III DPRD Samarinda
Big Mall Samarinda, bangunan ini disebut sebagian warga Kota Samarinda telah menggunakan Bibir Sungai Sebagai lahan Komersil -- www.Kaltimnews.co/Foto: Istimewa

KALTIMNEWS.CO, Samarinda – Beberapa bangunan perhotelan dan Mall di Samarinda tidak sesuai dengan aturan dan standarisasi garis sempadan bangunan (GSB), bahkan fasilitas hotel yang seharusnya dijadikan lahan parkir, kini berubah menjadi fasilitas komersial. Hal ini disebutkan Ketua Komisi III, DPRD Samarinda Angkasa Jaya Djoerani, kepada kaltimnews.co, Sabtu (19/10/2019) malam.

“Kami juga akan meninjau beberapa tempat yang berkaitan dengan bangunan hotel yang kami temukan, dan sesuai laporan masyarakat, bahwa bangunannya sudah merambat ke badan jalan/trotoar, bahkan ke bibir sungai” jelas Angkasa Jaya.

 ucapan-selamat-kaltimnews-presiden-ri.

Menurutnya Sejumlah perhotelan yang kini menggunakan fasilitas public sebagai bagian dari fasilitas perhotelan kini mulai marak di kota samarinda. Sebut saja Hotel Ibis dan Mercure, Midtown, Haris dan Hotel Zoom Samarinda, serta Big Mall yang diketahui selama ini bermasalah lantaran wilayah pembangunannya dianggap mengunakan bibir sungai dan masuk dalam jalur hijau pemerintah.  

“Pembangunan perhotelan dan pusat perbelanjaan yang memakai fasilitas umum sangatlah krusial, mereka membangun sudah memakan badan jalan, lahan parkir dikomersilkan bahkan sebagian lahan bangunannya memakai tanah pemerintah,” Tegas Angkasa

Atas hal ini Angkasa Jaya berjanji akan menindak tegas semua bangunan yang dianggap bermasalah itu

“Kami akan tindak tegas semua bangunan yang tidak sesuai dengan aturan dan standarisasi garis sempadan bangunan, kami akan segera memanggil instansi terkait untuk membahas masalah ini,” Tutup Angkasa Jaya. (*)