Skip to content

Tak Tersentuh Tambang, Lahan Persawahan Desa Sumber Sari Dinilai Cukup Potensial

Masih Banyak Lahan Tidur Yang Belum Digarap   

Dipublikasikan: 27 Nov 2020, 00:17
ADVERTORIAL
Tak Tersentuh Tambang, Lahan Persawahan Desa Sumber Sari Dinilai Cukup Potensial
Suasana panen padi di Desa Sumber Sari -- www.kaltimnews.co /Foto: Istimewa

KALTIMNEWS.CO, Kukar – Desa Sumber Sari, Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara (Kukar) Kalimantan Timur (Kaltim), memiliki potensi lahan pertanian yang cukup luas. Di desa ini ada lebih dari 300 hektare lahan sawah, 100 hektare lahan tanaman holtikultura, dan 60 hektare lahan perkebunan yang produktif.

Kepada Kaltimnews.co, Kepala Desa (Kades) Sumber Sari Sutarno mengatakan, luas lahan yang potensial di Desa Sumber Sari, hingga saat ini ada 1.400 hektare. Ia mengaku Desa Sumber Sari juga bebas dari pertambangan Batubara, sehingga lahan yang ada di Desa masih cukup luas.

“Yang belum belum digarap masih cukup lumayan luas, ada 1.400 hektare, jadi lahan kita masih cukup luas,” ujar Sutarno.

Dia juga mengungkapkan, jumlah Kelompok Tani di Desa Sumber Sari cukup banyak. Ada 25 Kelompok Tani (Poktan) dan Kelompok Wanita Tani (KWT) ada 7 kelompok.

“Mungkin di Kecamatan Loa Kulu paling banyak di Desa sini,” jelas Sutarno.

Lebih jauh dirinya juga menyebutkan bahwa dari lahan sawah yang telah digarap petani, setiap hektarenya bisa menghasilkan 4 hingga 5 ton setiap kali panen, dengan masa panen dua kali dalam satu tahun.

“Hasil padi rata-rata satu hektare masih tergolong agak rendah, kisaran 4,3 hingga 4,5 ton, mungkin jika hasil bagus bisa mencapai 5 ton per hektare, dua kali panen setahun,” jelasnya. (*)