Skip to content

Usai Menjalani Masa Karantina, 129 Mahasiswa Mahasiswa Kukar Ini Ternyata …

96 orang di Hotel Grand Elty Singgasana, dan 33 orang lainnya ada di Hotel Elty Lesong Batu

Dipublikasikan: 12 Apr 2020, 15:51
Usai Menjalani Masa Karantina, 129 Mahasiswa Mahasiswa Kukar Ini Ternyata …
Bupati Kukar, Edi Damansyah saat melepas mahasiswa yang telah usai menjalani proses karantina -- www.kaltimnews.co / Foto: Istimewa

KALTIMNEWS.CO, Kukar – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Kalimantan Timur (Kaltim) Edi Damansyah, Minggu, (12/4/2020) pagi, melepas 129 mahasiswa yang telah menjalani masa karantina.

Kepada media ini Edi Damansyah menyebutkan jika para mahasiswa tersebut berasal dari berbagai wilayah Indonesia. “129 orang ini telah menjalani masa karantina sesuai dan screening test oleh tim medical checkup Dinas Kesehatan Kukar sesuai dengan prosedur, mereka telah dinyatakan sehat dan diperbolehkan untuk kembali ke rumah masing-masing,” kata Edi.

Disebutkan Edi pelepasan pelajar, mahasiswa tersebut dibagi di dua tempat yang berbeda. “Pelepasannya sesuai denga tempat mereka di karantina, kalau tempatnya sendiri ada du lokasi seperti di Hotel Grand Elty Singgasana sebanyak 96 orang, dan 33 orang lainnya ada di Hotel Elty Lesong Batu, Tenggarong, Jelas Bupati Edi.

Edi mengatakan, ratusan mahasiswa tersebut terpaksa harus menjalani proses  karantina dan medical cek up lantaran rarusan mahasiswa ini dinilai dari beberpa wilayah Indonesia. "Mereka ini dari luar daerah meskipun hanya untuk menimbah ilmu namun tetap harus di perksa, demi memastikan para adik-adik mahasiswa ini terbebas dari pendemik Covid-19," imbuhnya.   

Dalam kesempatan tersebut dirinya mengimbau kepada para mahasiswa tersebut untuk tetap memetuhi anjuran pemerinntah untuk tetap berdiam diri dirumah.

“Mereka ini kan sudah menjalani masa karantina dan medical checkup, kita harapakan dengan kehadirnannya di tengah masyarakat nantinya para adik-adik mahasiswa ini bisa menajdi contoh bagi masyarakat dengan menereapkan pola hidup bersih dan tetap mematuhi anjuran pemerintah untuk tetap diam di rumah,” sebut Edi.