
KALTIMNEWS.CO, Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Syafruddin mengakui, bahwa pasca diumumkannya pemindahan ibu kota negara (IKN) ke Benua Etam oleh Presiden Joko Widodo, hal tersebut terus menjadi perbincangan hangat oleh semua warga.
Kendati demikian, legislator DPRD Kaltim ini mengatakan jika semua pihak kini harus mengambil peran dalam menyongsong kehadiran IKN tersebut.
“Hal ini perlu diketahui terlebih dahulu pada masing-masing pihak, guna dapat mengambil peran dan tidak hanya menjadi penonton, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim harusnya sudah mulai mengumpulkan semua stakeholder agar dapat mengetahui langkah apa yang akan diterapkan dalam persiapan menyambut IKN,” ujar Pria yang kerap disapa Udin ini, Rabu (7/7/2021).
Menurut Udin, sampai sekarang Gubernur Kaltim belum pernah mengajak bicara terkait perkembangan selanjutnya.
“Setidaknya ada persiapan terlebih dahulu sebelum pembangunan perpindahan itu berjalan,” pintanya.
Syafruddin mengimbau, jangan sampai pemerintah belum memiliki persiapan sama sekali. Karena sampai saat ini masih banyak hal yang perlu dibicarakan yakni peran dari pemerintah maupun masyarakat, kemudian kesiapan sumber daya manusia (SDM) dalam menyikapi IKN.
“Kan kita harus tahu, ini sudah siapkah? Kalau belum siap, lantas langkahnya apa yang harus diambil,” sebut Udin.
Oleh karena itu dirinya mengajak Pemprov untuk memperkuat pondasi mulai pelatihan maupun memperbanyak sertifikasi. Hal itu sangat berguna untuk menyiapkan SDM sebagai daya saing.
“Jadi mestinya sekarang gubernur harus memimpin untuk menyiapkan perangkat untuk menghadapi IKN,” pungkasnya. (*)