Skip to content

Sutomo Jabir: 211 Desa di Kaltim Belum Rasa Aliran Listrik Negara

Dipublikasikan: 26 Oct 2023, 13:00
ADVERTORIAL
Sutomo Jabir: 211 Desa di Kaltim Belum Rasa Aliran Listrik Negara
Anggota DPRD Kaltim, Sutomo Jabir (Istimewa)

KALTIMNEWS.CO, sebanyak 211 Desa di tiga Idi Kalimantan Timur (Kaltim) hingga kini masih belum merasakan aliran listrik. Ketiga wilayah tersebut yakni Kabupaten Berau, Kutai Kartanegara (Kukar) dan Kutai Timur (Kutim).

Untuk pemenuhan kebutuhan penerangan warga terpaksa harus merogoh kocek yang lebih kepada pihak swasta yang kini hadir mengelola listrik.

Pemandangan ini banyak sekali terlihat di di Muara Ancalong Kutim, di wilayah ini masih banyak desa yang hingga kini belum bisa menikmati aliran listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) layaknya darah lainnya.

“Dalam data saya masih ada 211 Desa di 3 Kabupaten yang berbeda yang hingga kini meblum merasakan aliran listrik seperti misalnya di daerah Segah, Muara Ancalong,” ujar Anggota DPRD Kaltim, Sutomo Jabir.

Di sejumlah Desa tersebut masyarakatnya terpaksa membayar lebih kepada warga yang memang sudah mendapat listrik, atau ke pihak yang kelola listrik.

“Itu pun hanya dari jam 6 sore hingga jam 10 malam. Untuk mendapatkan penerangan itu, mereka terpaksa bayar sekitar Rp 400 ribu, karena bukan dari PLN,”

“Listrik yang diarahkan ke desa-desa itu menggunakan tenaga diesel. Jadi masyarakat disuruh membayar, karena menggunakan alat yang ada. Ada yang sampai Rp 500 per bulan, karena PLN nya belum ada fasilitas listrik,” tuturnya.

Kondisi ini, kata dia, sangat memprihatinkan. Mengingat banyak masyarakat desa yang pendapatannya juga terbatas. Tetapi harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit untuk mendapatkan penerangan yang hanya beberapa jam menyala setiap harinya. (*/Adv)