Skip to content

2024 Mendatang Kaltim terbebas dari Blank Spot

Dipublikasikan: 18 Oct 2022, 11:27
ADVERTORIAL
 2024 Mendatang Kaltim terbebas dari Blank Spot
Kadiskominfo Kaltim, Muhammad Faisal (Arief kaseng/kaltimnews.co)

KALTIMNEWS.CO, Persoalan Blank Spot masih menjadi masalah yang serius di Kalimantan Timur (Kaltim),dalam catatan yang dihimpun media ini setidaknya terdapat 200 wilayah yang hingga kini diketahui masih belum tersentuh layanan internet. Menaggapi hal tersebut kepala Dinas Kominukasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, Muhammad Faisal mengatakan pihknya kini tengah serius dalam emanngani persoalan blank spot di Benua Etam tersebut.

Kami telah mengajukan Rp 200 miliyar dalam menangani masalah balnk spot ini,” ujar Faisal kepada Kaltimnews.co, usai melaksanakan pre rilis di gedung WIEK Dinas kominfi Jalan basuki rahmat beberapa waktu yang lalu.

“Pemerintah Provinsi (Pemrov) Kaltim terus berupaya mengatasi persoalan blank spot, terlebih setepah ditetapkan sebagai daerah penyangga IKN 2024 mendatang,” ujarnya.

Faisal mengaku dengan anggaran tersebut pihaknya akan memberikan layanan internet menggunakan fiber optik kepada 40 desa.

"Fiber optik tahan lama dan juga aksesnya kuat. Sementara masih merencanakan ini karena terbilang mudah, yang terpenting masyarakat desa bisa internetan lah," katanya.

“Pada 2023 mendatang, Pemprov Kaltim kembali akan memberikan bantuan kepada 60 desa blank spot sehingga harapannya pada 2024 mendatang semua wilayah di kaltim bisa terbebas dari blak spot tersebut.

"Target pusat itu 2024 nantinya semua daerah terpencil Kaltim sudah terbebas dari blank spot. Terbukti dengan keluarnya UU IKN, banyak provider atau penyedia jasa internet seperti Telkomsel, Indosat, XL menyerbu Kaltim," terangnya.

Dikatakan Faisal bahawa persoalan blank spot ini merupakan tugas dari pemerintah pusat. Apalagi dengan hadirnya IKN, anggaran provider tersebut akan ditangani oleh pusat.

Terlebih ada 200 tower yang terpasang pada 2022 di beberapa wilayah, seperti PPU dan Balikpapan. "Sekarang yang dalam tahap pengerjaan sudah 50-an lebih, jadi 1-2 tahun ke depannya Kaltim bebas blank spot," tungkasnya. (*/Dinas Kominfo Kaltim)