Skip to content

Samarinda Benahi Parkir, DPRD Dorong Sistem Modern

Dipublikasikan: 23 Apr 2026, 00:52
ADVERTORIAL
Samarinda Benahi Parkir, DPRD Dorong Sistem Modern

KALTIMNEWS.CO – Di tengah dinamika pertumbuhan kota, kebutuhan akan sistem parkir yang tertib dan berkeadilan menjadi semakin relevan bagi Samarinda. Persoalan juru parkir liar yang kerap muncul di berbagai titik tidak hanya menyangkut ketertiban, tetapi juga menyentuh aspek kenyamanan dan kepastian layanan bagi masyarakat.

Dalam konteks inilah DPRD Kota Samarinda memandang pentingnya pendekatan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan. Tidak semata melalui kebijakan parkir berlangganan, tetapi juga dengan menghadirkan infrastruktur pendukung yang memadai serta sistem pengelolaan yang transparan.

Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra, menilai bahwa penyediaan kantong parkir resmi dapat menjadi salah satu pijakan awal dalam membangun tata kelola parkir yang lebih tertib. Kehadiran ruang parkir yang dikelola secara jelas diyakini mampu mengurangi praktik parkir liar sekaligus memberikan kepastian bagi pengguna.

Di sisi lain, pemanfaatan teknologi melalui sistem parkir elektronik menjadi bagian dari upaya pembenahan yang tidak terpisahkan. Selain meningkatkan transparansi retribusi, pendekatan ini juga membuka ruang bagi pengawasan yang lebih akurat dan berkelanjutan.

Meski demikian, realitas di lapangan menunjukkan bahwa pengelolaan parkir, khususnya di badan jalan, masih menyisakan tantangan. Area yang belum dilengkapi sistem kontrol seperti portal atau akses keluar-masuk terintegrasi membutuhkan perhatian lebih agar penataan berjalan secara menyeluruh.

DPRD memandang bahwa setiap kebijakan yang diterapkan, termasuk skema parkir berlangganan, perlu diiringi dengan penegakan yang konsisten. Tanpa hal tersebut, potensi ketidakefisienan hingga beban ganda bagi masyarakat tetap terbuka.

Lebih dari itu, yang menjadi perhatian utama adalah memastikan bahwa masyarakat memperoleh layanan yang aman, nyaman, dan adil. Di titik inilah sinergi antara kebijakan, infrastruktur, dan pengawasan menjadi kunci.

Dengan arah kebijakan yang semakin terukur, upaya pembenahan sistem parkir di Samarinda diharapkan tidak hanya menjawab persoalan hari ini, tetapi juga menjadi bagian dari fondasi menuju tata kota yang lebih tertib, modern, dan responsif terhadap kebutuhan warganya. (*/adv/rif/kaltimnews.co)