KALTIMNEWS.CO — Pasangan Andi Nursani dan Saharuddin dari PORDI Samarinda akhirnya tampil sebagai juara pertama Samarinda Domino Tournament Series 4 Road to Liga Pro.
Gelar tersebut diraih setelah keduanya mengalahkan pasangan Agus Efendy dan Muhammad Sadar dari Gardu BSC Balikpapan dengan skor telak 7-2 pada partai final di GOR Segiri Samarinda, Minggu (13/9/2026) malam.
Kemenangan itu menjadi puncak dari persaingan panjang yang melibatkan sekitar 1.500 peserta dalam turnamen domino berskala nasional tersebut. Kompetisi berlangsung selama dua hari, 12-13 September 2026.
Sejak babak awal, Andi Nursani dan Saharuddin mampu menjaga konsistensi permainan hingga menembus partai puncak. Di laga final, pasangan PORDI Samarinda tersebut tampil dominan dan berhasil mengunci kemenangan dengan selisih lima poin.
Agus Efendy dan Muhammad Sadar harus puas sebagai runner-up setelah memberikan perlawanan hingga pertandingan terakhir.
Bagi Andi Nursani, gelar juara menjadi hasil dari perjuangan panjang bersama pasangannya. Keduanya mengaku berusaha menjaga konsentrasi dan tidak terbawa tekanan ketika memasuki fase-fase krusial.
“Kami bersyukur bisa menjadi juara. Ini hasil perjuangan sejak pertandingan awal. Kami berusaha tetap tenang dan fokus karena setiap lawan memiliki permainan yang berbeda,” kata Andi Nursani seusai pertandingan.
Saharuddin mengatakan seluruh peserta yang berhasil mencapai fase akhir memiliki kualitas permainan yang tidak mudah ditaklukkan.
“Semua lawan berat. Kami hanya berusaha menjaga komunikasi dan konsentrasi. Alhamdulillah, malam ini hasilnya sesuai dengan yang kami harapkan,” ujar Saharuddin.
Juara 1-4 Melaju ke Series 8 Jakarta
Manajer Event 8 Series Domino Tournament PB PORDI, Dr. Wahyu Erfandy, S.Or., M.Pd., mengatakan persaingan di Samarinda menjadi bagian dari rangkaian kompetisi menuju level yang lebih tinggi.
Wahyu menyebut empat pasangan terbaik pada Samarinda Domino Tournament Series 4, mulai dari juara pertama hingga peringkat keempat, akan kembali mendapatkan kesempatan tampil dalam perhelatan berikutnya.
“Juara satu sampai empat nantinya akan kembali diundang untuk mengikuti event besar serupa di Series 8 yang akan digelar di Jakarta pada Desember mendatang,” kata Dr. Wahyu Erfandy, S.Or., M.Pd.
Menurut Wahyu, kesempatan tersebut menjadi bagian dari konsep Road to Liga Pro yang membuka jalur bagi para pemain berprestasi untuk terus bersaing dalam kompetisi domino tingkat nasional.
Ia menilai tingginya partisipasi peserta di Samarinda menunjukkan semakin besarnya animo masyarakat terhadap olahraga domino.
“Perjuangan di Samarinda bukan akhir. Para juara masih memiliki kesempatan untuk kembali menunjukkan kemampuan mereka di Jakarta,” ujarnya.
Apresiasi untuk Semua Pendukung
Sekretaris Panitia Pelaksana, Arief Kaseng, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Samarinda Domino Tournament Series 4 Road to Liga Pro.
Menurut Arief, kesuksesan turnamen yang mempertemukan sekitar 1.500 peserta tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari PB PORDI, sponsor, media, hingga Pemerintah Kota Samarinda.
“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan dan kontribusi demi menyukseskan kegiatan ini. Terutama kepada PB PORDI, seluruh sponsor, media sebagai mitra publikasi, media utama HGI dan Ekitoyama Team, serta Pemerintah Kota Samarinda,” kata Arief Kaseng.
Ia mengatakan dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh rangkaian kegiatan selama dua hari dapat berjalan dengan baik.
“Semoga kolaborasi yang sudah terbangun ini dapat terus berlanjut. Kami berharap kegiatan seperti ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mampu memperkuat ekosistem olahraga domino dan membawa nama Samarinda semakin dikenal di tingkat nasional,” ujarnya.
Dua Hari, 1.500 Peserta
Samarinda Domino Tournament Series 4 Road to Liga Pro digelar selama dua hari di GOR Segiri Samarinda.
Sekitar 1.500 peserta mengikuti rangkaian kompetisi hingga menyisakan pasangan-pasangan terbaik di fase akhir. Persaingan berlangsung semakin ketat seiring pertandingan memasuki babak penentuan.
Andi Nursani dan Saharuddin akhirnya menjadi pasangan terbaik setelah mengalahkan Agus Efendy dan Muhammad Sadar dengan skor 7-2.
Kemenangan tersebut sekaligus menjadi modal bagi pasangan PORDI Samarinda untuk kembali menghadapi persaingan pada Series 8 di Jakarta pada Desember 2026.
Bagi penyelenggara, rangkaian kompetisi ini tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga bagian dari upaya membangun kompetisi domino yang lebih terstruktur, kompetitif dan berkelanjutan di tingkat nasional. (*/kaltimnews.co)