KALTIMNEWS.CO, Masih banyaknya ruas jalan yang dikuasai juru parkir (jukir) liar di Kota Samarinda membuat mendapat sorotan dari Anggota Dewan Samarinda, Deni Hakim Anwar.
Menurut Deni kehadiran para Jukir Liar ini merupakan salah satu celah kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Samarinda selama ini.
“Permasalahan ini menjadi fokus pembahasan kami dalam rapat Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) DPRD Samarinda,” ujar Deni, Rabu (17/4/2024).
Deni mendesak Dishub Samarinda untuk lebih tegas dalam mengawasi jukir di tepi jalan umum dan wilayah lainnya.
"Jika tidak ditindaklanjuti dengan tegas, maka risiko kebocoran PAD akan terus berlanjut sebab beberapa kali kami mendengar masih banyak mal dan rumah sakit yang tidak memiliki izin pengelolaan parkir selama ini,” tuturnya. (*)