Skip to content

Divaksin Covid-19, Ini Yang Dirasakan Gubernur Isran Noor

Dipublikasikan: 25 Feb 2021, 16:40
Divaksin Covid-19, Ini Yang Dirasakan Gubernur Isran Noor
Gubernur Kaltim Isran Noor / Foto: Istimewa

KALTIMNEWS.CO, Pemerintah sedang gencar-gencarnya menyukseskan program vaksinasi COVID-19. Berbagai cara dilakukan, pemerintah dalam meyukseskan vaksin tersebut salah satunya meng-endorse artis dan influencer agar pengikut mereka tertarik.

Sayangnya, tetap saja ada pihak yang menolak vaksin meski Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) sudah memberikan izin terkait penggunaan vaksin Covid-19.

Keengganan seseorang untuk disuntik vaksin rupanya dapat dilatarbelakangi oleh alasan psikologis. Terlebih vaksin Covid-19 merupakan sesuatu hal yang baru di mata masyarakat.

Hal ini mereupakan hal yang wajar bila masih ada keraguan dalam diri beberapa orang. Masa ini sebenarnya tepat untuk memberikan fakta dan bukti nyata yang dapat mengarahkan pandangan mereka menjadi lebih objektif.

Di Kalimantan Timur (Kaltim) vaksin Covid-19 kini telah masuk dalam tahap II, Pemerintah Provinsi Kaltim melalui Gubernur Kaltim Isran Noor menyerukan agar warga Kaltim jangan takut untuk divaksin Covid.

Menurut orang nomor satu di Kaltim ini, keberadaan vaksin Covid-19 akan membantu mengurangi beban masyarakat terhadap virus Corona.

Isran Noor sendiri mengaku telah disuntik Vaksin Covid 19 buatan Sinovac China tersebut.

“Alhamdulillah, nggak sakit. Jarumnya kecil jadi nggak terasa ketika disuntikan,” ujar Isran Noor.

Isran yang datang bersama sang istri dan Erni Hadi Mulyadi (istri Wagub Kaltim), mengaku sudah lama ingin bisa divaksin namun belum ada ketentuannya sehingga dirinya harus bersabar.

Namun saat pemerintah pusat membuka kran untuk lansia bisa disuntik vaksin, pria kelahiran Sangkulirang 63 tahun silam ini, langsung mendaftar bersama sejumlah pejabat Pemrov Kaltim lainnya.

“Warga Kaltim harus mau divaksin Covid-19, penyuntikan Vaksin ini bertujuan memperkuat daya tahan tubuh melawan virus corona, dan bagi yang sudah vaksin saya tetap mengimbau agar tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19,” pesannya.

Pesan serupa juga disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Kaltim, Noorbaiti Isran yang mengaku sebelum mengikuti vaksin awalnya sempat tegang.

“Ternyata ketika disuntik nggak terasa, karena itu saya mengimbau khususnya ibu-ibu untuk jangan ragu divaksin Covid-19,” pesan mantan perawat di Kukar ini.

Vaksinasi Covid 19 bagi lansia termasuk pejabat negara dan pegawai pelayanan public, dilakukan pemerintah setelah pemberian vaksin bagi tenaga kesehatan selesai. Vaksin yang telah melalui pemeriksaan dan uji klinis ini, sudah dikirim ke sejumlah daerah di Kaltim.

“Tenang sudah, setelah di vaksin, semoga memberi manfaat bagi saya dan masyarakat,” ujar Isran Noor disela-sela menjalani masa observasi di ruang Pandurata.