Skip to content

Edukasi KB Sebelum Menikah Perlu Diperkuat di Samarinda

Dipublikasikan: 10 Oct 2026, 15:54
ADVERTORIAL
Edukasi KB Sebelum Menikah Perlu Diperkuat di Samarinda

KALTIMNEWS.CO – Pemahaman mengenai keluarga berencana idealnya dibangun sebelum pasangan memasuki kehidupan pernikahan. Edukasi sejak dini dapat membantu calon pasangan memahami kesehatan reproduksi, merencanakan kehamilan, dan menentukan pilihan kontrasepsi berdasarkan kebutuhan keluarga.

Informasi mengenai keluarga berencana tidak hanya berkaitan dengan penggunaan alat kontrasepsi. Materi edukasi juga mencakup kesiapan memiliki anak, pengaturan jarak kelahiran, kesehatan ibu, serta tanggung jawab kedua pasangan dalam membangun keluarga.

Di Samarinda, fasilitas pelayanan kesehatan seperti Puskesmas dapat menjadi salah satu jalur untuk memperluas akses edukasi tersebut. Melalui konseling dan penyuluhan, calon pasangan maupun pasangan yang baru menikah dapat memperoleh informasi yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Harminsyah, anggota Komisi IV DPRD Samarinda, menjadi narasumber yang relevan dalam pembahasan mengenai pelayanan kesehatan masyarakat dan upaya memperkuat pemahaman keluarga berencana.

Edukasi sebelum menikah juga dapat membantu mengurangi kesalahpahaman mengenai kontrasepsi. Masyarakat membutuhkan informasi yang akurat agar dapat membedakan mitos dan fakta, memahami manfaat serta risiko setiap metode, dan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum menentukan pilihan.

Peran tenaga kesehatan menjadi penting karena kebutuhan setiap pasangan tidak selalu sama. Kondisi kesehatan, rencana kehamilan, usia, dan pertimbangan pribadi dapat memengaruhi pilihan metode kontrasepsi yang tepat.

Selain melalui Puskesmas, edukasi dapat dilakukan dengan melibatkan penyuluh keluarga berencana, lembaga yang memberikan layanan bagi calon pengantin, serta kegiatan sosialisasi di lingkungan masyarakat.

Pendekatan yang mudah diakses dan tidak menghakimi juga dibutuhkan agar masyarakat merasa nyaman mencari informasi. Dengan demikian, edukasi KB tidak berhenti pada penyampaian materi, tetapi membantu pasangan mengambil keputusan berdasarkan pemahaman yang memadai.

Penguatan edukasi sebelum menikah menjadi bagian dari upaya membangun keluarga yang lebih siap. Perencanaan kehamilan yang baik dapat membantu pasangan mempertimbangkan kesehatan, kesiapan pengasuhan, dan kondisi ekonomi sebelum memutuskan memiliki anak. (*/adv/rif/kaltimnews.co)