Skip to content

Gubernur Kaltim Isran Noor Bertandang Ke Kairo

Dipublikasikan: 14 Nov 2022, 11:00
ADVERTORIAL
Gubernur Kaltim Isran Noor Bertandang Ke Kairo
Gubernur Kaltim Isran Noor berfose bersama dengan sejumlah mahasiswa dan pelajar Indonesia asal Kalimantan Timur di Kairo, Mesir (Humas Pemrov Kaltim)

KALTIMNEWS.CO, Sejumlah Mahasiswa dan pelajar Indonesia asal Kalimantan Timur (Kaltim) yang kini menimbah ilmu di Kairo mesir Nampak antusias menyambut kedatangan Gubernur Kaltim, Isran Noor Sabtu (12/11/2022).

"Sambutan mahasiswa dan pelajar atas kehadiran Gubernur dan rombongan sangat meriah. Mereka sangat antusias dengan menggunakan baju adat asal Indonesia disertai dengan bunga dan coklat," kata Plt Asisten Ekonomi dsn Pembangunan Setda Provinsi Ujang Rachmad, Senin (14/21/2022) seperti yang dikutip dari laman web Pemrov Kaltim.

Gubernur Isran memang melakukan lawatan ke negeri piramida tersebut dalam rangka COP27 Mesir, 6-7 November 2022.

Gunbernur Isran dan rombongan mendarat di Kairo Internasional Airport pada Sabtu (12/11/2022), sekira pukul 18.00 waktu setempat.

Ujang menjelaskan pada Minggu (13/11/2022), Gubernur Isran Noor didampingi Sekda Provinsi Kaltim Sri Wahyuni dan sejumlah pejabat  Pemprov Kaltim melakukan kunjungan ke  sejumlah  UMKM di El-haram, Giza, Kairo, Mesir.

Kerajinan yang dikunjungi Gubernur Isran Noor dan rombongan adalah pembuatan hiasan dari daun papyrus.

Daun papyrus sendiri merupakan tumbuhan air yang hidup di lembah sungai nil. Sebelum ditemukan kertas, tanaman tersebut digunakan pada zaman dahulu sebagai bahan pembuatan media untuk menulis pada zaman Fir'aun.

Selain itu Gubernur Isran turut menyaksikan pengolahan essence oil Sultan Adam tempat aroma terapy dan healing oil yang merupakan salah satu destinasi wisata Mesir.

Di Mesir, essence oil merupakan salah satu pendapatan devisa Mesir, selain pendapatan dari pariwisata dan pajak kapal yang lewat di terusan Suez. 

Essence oil berasal dari ekstrak berbagai macam bunga yang ada di Mesir yang manfaatnya baik untuk aroma terapy, parfum dan obat (healing, pijat, kulit dan menghilangkan penyakit serta racun).

"Essence oil di Sultan Adam dikelola secara turun menurun sejak 300 tahun yang lalu oleh keturunan suku Arab badui. Zaman dahulu, suku Arab badui yang tinggal di gurun menggunakan essence oil untuk pengobatan karena belum ada obat yang bisa digunakan.

Gubernur Isran dan rombongan juga disajikan berbagai macam minuman herbal dan mempraktikkan penggunaan essence oil di telapak tangan dan bagian tubuh lainnya.

"Hasilnya sangat menakjubkan bagi tubuh dan menghasilkan panas dan bau yang harum," tambah Ujang Rachmad.

Sementara Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Kaltim, Hj Syarifah Alawiyah menambahkan Gubernur Isran Noor juga bertemu Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Mesir. Salah satunya membahas perkembangan pelajar dan mahasiswa asal Kaltim yang sedang menempuh pendidikan di Mesir.

Seperti diketahui di era kepemimpinan Gubernur Isran Noor dan Wagub Hadi Mulyadi perhatian terhadap pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi misi pertama. Beasiswa Kaltim yang digelontorkan sejak era Kaltim Berdaulat mencapai Rp 653 miliar sebagai investasi masa depan. Salah satunya diberikan kepada para mahasiswa yang belajar di Mesir.

Gubernur Isran dan rombongan juga menyempatkan waktu melihat New Capital Cairo yang sedang dibangun oleh Pemerintah Mesir, selain piramida dan patung spinx di Giza, Kairo. 

Lokasi itu merupakan salah satu dari tujuh keajaiban dunia destinasi tujuan wisata internasional. (*/Dinas Kominfo Kaltim)