Skip to content

Hadiri Business Matching Tahap IV, Gubernur Isran: Perlu Ada Percepatan  

Dipublikasikan: 07 Oct 2022, 13:50
ADVERTORIAL
Hadiri Business Matching Tahap IV, Gubernur Isran: Perlu Ada Percepatan  
Gubernur Kaltim Isran Noor saat mengunjungi sejumlah stand pameran di acara Business Matching Tahap IV Bali Nusa Dua Convention Centre (Foto: Humas Pemprov Kaltim)

KALTIMNEWS.CO, Kegiatan Business Matching Tahap IV yang digelar di Bali Nusa Dua Convention Centre (NDCC) resmi dibuka oleh Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan Kamis (6/10/2022).

Kegiatan temu bisnis yang dirangkai dengan pameran produk dalam negeri tersebut merupakan bentuk inisiasi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang bekerjasama dengan Kemenko Marves, dan dihadiri Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono dan Aslog Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono berserta sejumlah gubernur se-Indonesia, tersmasuk diantaranya Gubernur Isran Noor yang hadir bersama dengan Plt Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Prov Kaltim Buyung Dodi Gunawan, Kepala Dishub Kaltim Yudha Pranoto, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan M Kurniawan.

Dalam sambutannya Menteri Luhut mengatakan, jika kegiatan yang diselengarakan tersebut dilaksanakan sebagi upaya percepatan realisasi belanja produk dalam negeri oleh kementerian, lembaga, pemerintah daerah dan BUMN.

Menurut Luhut, program belanja produk dalam negeri kini telah berjalan dengan baik, hal itu terbukti dengan kontribusi pertumbuhan terhadap perekonomian daerah yang kini semakin membaik.

“Kita harus bangga dengan buatan Indonesia. Karena dengan meningkatkan penggunaan produk dalam negeri, mampu menahan inflasi dan membentuk ketahanan ekonomi atau biasa disebut dalam TNI adalah perang rakyat semesta. Tunjukkan bahwa kita kompak. Karena kalau kita kompak, kita pasti bisa. Kata kuncinya percepatan,” ujar Luhut seperti yang dikutip dari laman instagram milik Pemprov Kaltim.

Sementara itu Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor menilai kegiatan yang dicetuskan oleh Menko Marves dan Polri perlu dilakukan sejumlah percepatan mulai dari proses perencanaan, pemilihan dan pelaksanaan dalam proses pengadaan barang dan jasa melalui belanja produk dalam negeri di lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

“Sehingga manfaatnya, dengan belanja pemerintah itu dapat memutar roda perekonomian Kaltim. Apalagi kontrak dengan sejumlah pihak penyedia yang sebagian besar adalah pelaku usaha kecil, itu juga mendorong peningkatan ekonomi kerakyatan di Kaltim, sebagai bagian dari ketahanan ekonomi nasional,” jelas Isran. (*)