Skip to content

Isran: Pemerintah Tidak Pernah Melarang Warga Untuk Mudik

Dipublikasikan: 19 Apr 2022, 19:57
ADVERTORIAL
Isran: Pemerintah Tidak Pernah Melarang Warga Untuk Mudik
Gubernur Kaltim Isran Noor Saat membuka acara Rapat Koordinasi Lintas Sektoral dalam rangka kesiapan menghadapi Idul Fitri 1443 H tahun 2022 di Hetel Grand Senyiur, Selasa (19/4/2022) sore. (Foto: Arief Kaseng/Kaltimnews.co)

KALTIMNEWS.CO, Sebanyak 1.700 personel gabungan akan diturunan Polda Kalimantan Timur (Kaltim) dalam operasi Ketupat Mahakam 2022 yang akan dilaksanakan pada 28 April hingga 9 Mei mendatang. Demikian yang disebutkan Kaploda Kaltim, Irjen (Pol) Imam Sugianto dalam konfrensi pers usai pembukaan Rapat Koordinasi Lintas Sektoral dalam rangka kesiapan menghadapi Idul Fitri 1443 H tahun 2022 di Hetel Grand Senyiur, Selasa (19/4/2022) sore.

“1700 personel ini berasal dari Polda, Kodam, termasuk stakeholder terkait yang akan tersebar di 51 pos pengamanan se-Kaltim,” ujarnya.

Acara yang dibuka langsung oleh Gubernur Kaltim Isran Noor tersebut turut dihadiri, Ketua DPRD Kaltim, Mamur HAPK, Panglima Kodam VI Mulawarman Mayjen TNI Teguh Pudjo Rumekso.

Dlam sambutannya Gubernur Kaltim, Isran Noor mengatakan, rasa syukurnya atas kondisi keamanan Kaltim yang sampai saat ini tetap kondusif. Sejauh ini kata dia, di Bumi Etam belum pernah mengalami konflik sosial keagamaan.

"Syukur ini pantas kita laksanakan karena sampai saat ini, karena Kaltim menurut saya satu-satunya di Kalimantan yang kondusif tidak ada yang terjadi namanya konflik sosial keagamaan tidak ada ,"ucap Isran.

"Saya melihat kondisi Kaltim dengan begitu banyak tantangan dan masalah dan ternyata bisa dihadapi dengan mudah apalagi menjelang lebaran. Oleh karenanya jika tidak ada antisipasi maka akan terjadi tumpukan orang mudik dan bisa saja hal-hal yang tidak diinginkan, mungkin saja bisa lalai dalam hal pelaksanaan dan ketaatan terhadap protokol kesehatan.

Menurut orang nomor satu di Kaltim itu, Pemerintah tidak pernah melarang warga untuk mudik asalkan senantiasa mentaati Protokol Kesehatan yang telah di tentukan.

“Karena kalau tidak akan banyak dampak yang bisa terjadi. Oleh karenanya saya meminta aparatur dari Dishub dan Satpol PP untuk tetap juga berpartisipasi dalam mengatisipasi kondisi kemanan dan ketertiban pada saat lebaran di Kaltim," tuturnya. (*/Diskominfo Kaltim)