Skip to content

JSC Jajaki Kerjasama dengan Diskominfo Kaltim

Dipublikasikan: 17 May 2022, 18:00
ADVERTORIAL
JSC Jajaki Kerjasama dengan Diskominfo Kaltim
Kepala Dinas Kominfo Kaltim Muhammad Faisal (Foto: Arief Kaseng/Kaltimnews.co)

KALTIMNEWS.CO, Smart City atau kota pintar bukan lagi hal baru disejumlah daerah di Indonesia. Beberapa negara diketahui sudah menerapkan konsep ini, khususnya di negara- negara maju.

Diketahui Smart City adalah area perkotaan yang menggunakan berbagai jenis sensor Internet of Things (IoT) untuk mengumpulkan data. Data tersebut kemudian dimanfaatkan sebagai wawasan untuk mengelola aset. Demikian yang disebutkan Kepala Dinas Kominfo Kaltim, Muhammad Faisal dalam acara pertemuan dengan Jakarta Smart City (JSC) melalui media zoom meeting, Selasa (17/5/2022).

“Konsep dari Smart City adalah dengan mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dan berbagai perangkat IoT untuk mengoptimalkan efisiensi operasi dan layanan kota, serta terhubung dengan warga,” ujarnya.

Menurutnya dengan konsep ini, pemerintah terkait bisa lebih mudah untuk terhubung dengan masyarakat, memantau infrastruktur dan fasilitas kota hingga peristiwa yang terjadi di wilayahnya secara real-time serta dapat mengambil keputusan dengan cepat berdasarkan data yang sudah tersedia.

“Sebaliknya, masyarakat juga akan merasakan kemudahan dalam menjalankan aktivitas dan merasakan kedekatan dengan pemerintah,” sebutnya.

Untuk diketahui bersama, JSC merupakan salah satu Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dibawah Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kegiatan yang di dilakukan JSC tersebut dengan Diskominfo Kaltim, guna menjajaki kerjasama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) melalui Diskominfo Kaltim.

Dalam pertemuan tersebut Faisal didampingi Kepala Bidang TIK dan Persandian bersama Kepala Seksi Pengelolaan Data dan Integrasi Sistem Informasi, Fahmy dan Jafung Pranata Komputer (Prokom), Fery.

Billy Alkadia perwakilan dari JSC dalam kesempatannya memaparkan keunggulan Jakarta Smart City.

Menurutnya JSC dikembangkan untuk mengoptimalkan pemanfaatan teknologi demi memaksimalkan pelayanan publik yang lebih efektif dan efisien.

“Jakarta Smart City mengadopsi konsep kota pintar dengan menerapkan 6 (enam) indikator, yaitu: Smart Governance, Smart Economy, Smart Environment, Smart People, Smart Mobility dan Smart Living,” ungkapnya.

Berdiri sejak akhir tahun 2015, Jakarta Smart City atau JSC diprakarsai untuk mengoptimalkan pemanfaatan teknologi demi memaksimalkan pelayanan publik di Jakarta.

Teknologi dikembangkan, prosedur ditransformasi menjadi digital, akses dibuka lebar, Pemprov DKI Jakarta melebur dengan masyarakat, semua dilakukan agar Jakarta bisa lebih baik dan lebih ramah untuk membahagiakan warganya. Beberapa aplikasi dan layanan yang terintegrasi dengan Jakarta Smart City, terangnya. (*/Diskominfo Kaltim)