KALTIMNEWS.CO Penerimaan dari pajak kendaraan bermotor sangat memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Salah satu buktinya, saat Indonesia dan dunia dilanda pandemic Covid-19, pendapatan dari PAD masih bisa terus mengalami kenaikan.
Demikian yang disebutkan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor saat acara Gebyar Pajak Tahun 2022 yang dihelat di Ruang Serba Guna Kantor Gubernur Kaltim, Senin (10/10/2022).
“Diperkirakan total pendapatan Kaltim tahun 2022 itu akan mencapai lebih kurang Rp17 triliun. Jadi luar biasa ini,” ujar isran.
Menurut Isran, kegiatan tersebut menjadi agenda rutin pihaknya, hal ini dikarenakan dengan kegiatan seperti itu tinmgkat ketaatan warga untuk membayar pajak semakin memerlihatkan trand positif.
“Kegiatan seperti ini sudah dilakukan sejak beberapa tahun lalu. Dan ternyata menurut evaluasi sementara, sangat berdampak positif terhadap ketaatan membayar pajak, karena ada reward kepada mereka,” kata Isran.
Untuk duiketahui bersama, pada acara gebyar pajak 2022 kali ini sebanyak 750 orang wajib pajak yang taat membayar pajak kendaraan bermotor ikut serta mendapatkan total hadiah sebesar Rp 3 miliyar.
Para wajib pajak yang diundi adalah mereka yang telah lunas membayar pajak pada tahun 2022 sampai dengan 30 September 2022. Jumlahnya sebanyak 1.217.854 wajib pajak. dari jumlah kendaraan di Kaltim sebanyak 2.700.000 unit.
“Tahun ini hadiah diberikan dalam bentuk tabungan. Total hadiah disiapkan sebanyak Rp3 miliar untuk 750 wajib pajak. Masing-masing akan menerima Rp4 juta dipotong pajak sebesar 25%,” tungkas Isran. (*/Dinas Kominfo Kaltim)