KALTIMNEWS.CO, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda, kini sedang mengagas kosep Smart City (kota cerdas), konsep ini pun disambut baik oleh semua pihak termasuk anggota DPRD Samarinda, Anhar.
Menurut anggota Komisi III DPRD samarinda ini, salah satu pilar Smart city adalah smart people atau kecerdasan intelektual masyarakat, hal tersebut tentunya harus dibarengi dengan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dari berbagai sector.
“Pemkot Samarinda harus perlu memerhatikan kondisi geografis dan lingkungan, sambil menyesesuaikan dengan kemampuan daerah, ini masalah terbesar kita dalam konsep smart city yang kini digadang gadang oleh pemkot,” ujar Anhar, Selasa (22/3/2022).
Anhar menyebut, kreatifitas dan inovasi masyarakat juga harus mendapat dukungan akses jaringan internet.
“Akses internet ini mesti meluas di seluruh fasilitas publik. Dan, peningkatan konektifitas ini membutuhkan biaya besar,” tutur Anhar.
Menurutnya, untuk menyukseskan program smart city ini bukan hanya tanggungjawab Pemkot Samarinda saja, tetapi diperlukan peran serta seluruh elemen masyarakat.
“Ini menjadi tanggungjawab kita bersama, bukan hanya Pemkot Samarinda,” ucap dia.(*)