Skip to content

Luas Areal Pekebunan Sawit di Kaltim Capai 1,378,136 Ha

Dipublikasikan: 16 Nov 2022, 16:00
ADVERTORIAL
Luas Areal Pekebunan Sawit di Kaltim Capai 1,378,136 Ha
Pertemuan Tim Rencana Aksi Daerah Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan (RAD - KSB) yang digelar di Ruang Tidung II Hotel Horison Samarinda, Rabu (16/11/2022). (istimewa)

KALTIMNEWS.CO, Kelapa Sawit di Kalimantan Timur (Kaltim) merupakan salah satu dari lima komoditi utama yang kini dikembangkan luas arela komoditi ini sekira 1,378,136 Ha. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perkebunan Kaltim melalui Kepala Bidang Perkebunan Berkelanjutan, Asmirilda dalam pertemuan Tim Rencana Aksi Daerah Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan (RAD - KSB) di Ruang Tidung II Hotel Horison Samarinda, Rabu (16/11/2022).

“Sektor Pertanian di Kaltim didominasi oleh sub sektor Perkebunan dengan komoditas utama tanaman Kelapa Sawit,” ujar Asmirilda.

Asmirilda mengungkapkan Sektor pertanian dan perkebunan di kaltim kini menghadapi perhatian dan pengawasan berbagai pihak ditingkat global, khusunya pada praktik bisnis berdampak pada lingkungan, ekonomi dan sosial.

“Salah satu komoditas pekebunan utama Indonesia adalah bisnis kelapa sawit yang telah melibatkan jutaan orang dan berkontribusi dalam mengurangi kemiskinan,” ungkap Asmirilda yang didampingi Kepala Seksi Mitigasi Emisi Gas Rumah Kaca, Fauzi.

Dikatakan Asmirilda pembangunan pekebunan yang menghasilkan manfaat sosial yang lebih luas dan mampu mempertahankan sumber daya alam (SDA) yang menopang kekayaan bangsa adalah hal yang fundamental dalam pengembangan perkebunan berkelanjutan sehingga dapat bersaing dan berhasil dalam jangka panjang.

“Atas dasar itu sektor pertanian Kaltim kini didominasi oleh sub sektor Perkebunan dengan komoditas utama seperti kelapa sawit. Berdasarkan PDRB atas dasar harga berlaku tahun 2019 sektor perkebunan berkontribusi sebesar 54.80% (4.34% dari total PDRB Kaltim)," bebernya.

Menueurnta hingga kini sektor pekebunan sangat berperan penting dalam mensukseskan pelaksanaan strategi transformasi ekonomi di Bumi Etam.

“Melalui transformasi ekonomi, diharapkan pembangunan ekonomi Kaltim akan berbasiskan pengelolaan sumber daya alam terbarukan dengan menitik beratkan pada upaya peningkatan nilai tambah melalui pengembangan industri hilir,” jelasnya.

Diketahui, Rencana Aksi Daerah Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan (RAD-KSB) Provinsi Kalimantan Timur ini merupakan dokumen rencana kerja untuk pelaksanaan berbagai kegiatan yang secara langsung dan tidak langsung bertujuan untuk mencapai Perkebunan Kelapa Sawit yang berkelanjutan sesuai dengan target pembangunan daerah. (*/Dinas Kominfo Kaltim)