Skip to content

Muhammad Faisal: Ujaran Kebencian Harus Ditangkal dari Hulu

Dipublikasikan: 18 Jun 2022, 18:00
ADVERTORIAL
Muhammad Faisal: Ujaran Kebencian Harus Ditangkal dari Hulu
Kadiskominfo Kaltim Muhammad Faisal (Foto: Diskominfo Kaltim)

KALTIMNEWS.CO, Ujaran kebencian (hate speech) yang bertebaran di media sosial dapat diatasi terutama melalui kesadaran masyarakat tentang moral dan etika terlebih dahulu. Jika terus dibiarkan maka tidak mungkin hal tersebut dapat membahayakan dan menjadi perhatian seluruh pihak.

Terkait hal ini, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kalimantan Timur (Kaltim), Muhammad Faisal mengatakan ujaran kebencian tersebut harus ditagkal dari hulunya.

“Harus dari hulunya. Adanya ujaran kebencian dimedia tidak terlepas dari siapa dan bagaimana moral serta etika yang dimiliki penggunanya. Kalau dasarnya sudah memiliki etika yang baik dan paham akan norma serta nilai pastinya pengguna dalam hal ini warganet atau netizen dapat memanfaatkan media sosial dengan baik dan bijak,” tegas Faisal.

Pembahasan ujaran kebencian ini memeng segaja di ungkapkan oleh pria berkumis tipis tersebut dalam acara dialog khusus dalam rangka memperingati Hari Melawan Ujaran Kebencian Internasional (International Day for Countering Hate Speech 2022), yang digelar RRI Samarinda. Sabtu (18/06/2022).

“Sekarang ini, selain kurangnya moral dan etika, yang terjadi saat ini juga dikarenakan kurangnya teladan atau contoh yang baik terutama untuk para generasi muda yang kelak akan menjadi penerus bangsa. Hal ini menjadi penting sebab teladan dibutuhkan sebagai figure maupun role model yang dapat mempengaruhi masyarakat baik untuk bertutur hingga bersikap,” tuturnya.

Menurutnya, perlu peran dari seluruh pihak agar penanaman moral dan pemberian contoh atau teladan tersebut efektif dapat dibina sejak dini.

“Tidak perlu jauh-jauh dapat melalui keluarga inti terlebih dahulu, kemudian lembaga pendidikan dan lingkungan masyarakat secara luas,” cetusnya.

“Sejatinya, media baru berupa dunia maya hadir sebagai inovasi untuk dapat mempermudah segala aspek kehidupan manusia, dan harapannya masyarakat dapat menjadi pengguna yang bijak agar terhindar dari hal negatif bahkan yang merugikan orang lain,” sambungnya.

Untuk diketahui bersama selain Kadiskominfo Kaltim, turut hadir dalam kesempatan ini  yakni Ketua PWI Kaltim, Endro S. Effendy dan ketua Junalis Anti Hoax, Charles Siahaan. (*/Diskominfo Kaltim).