Skip to content

Novi Marinda: Masih Banyak Pengusaha “Nakal” di Samarinda   

Dipublikasikan: 26 Mar 2022, 16:15
ADVERTORIAL
Novi Marinda: Masih Banyak Pengusaha “Nakal” di Samarinda   
Anggota DPRD Samarinda, Novi Marinda Putri ( Foto: Istimewa)

KALTIMNEWS.CO, DPRD Saamrinda terus membidik sejumlah potensial ekonomi yang bisa dijadikan sebagai serapan Pendapatan Asli Daerah (PAD), salah satunya dari sector restoran, café maupun rumah makan. Hal ini disebutkan Anggota DPRD Samarinda Novi Marinda Putri kepada media ini, Sabtu (26/3/2022) siang.

Menurut Novi sapaan akrabnya, PAD dari sisi ini masih belum optimal penyerapannya, hal tersebut terlihat dengan menjamurnya rumah makan, café maupun restoran yang berbanding terbalik dengan jumlah penerimaan pajak ke daerah.

“Masih Lost Potensial padahal dengan jumlah café, rumah makan, maupun restoran yang ada di kota samarinda sekrang ini, harusnya dapat memberikan kontribusi penambahan PAD yang singnifikan bagi Kota Samarinda,” ujarnya.

Salah satu penyebanya kata dia, masih ada sejumlah pengusaha nakal, yang melakukan penyetoran pajak ke kas daerah dengan nominal yang tidak sesuai dengan omzet pendapatan usahanya.

“Padahal, dalam satu tahun PAD Kota Samarinda yang bersumber dari pajak restoran dan rumah makan diprediksi bisa mencapai angka ratusan juta rupiah. Namun hal tersebut tidak terealisasi akibat diduga ada oknum pengusaha yang dengan sengaja melaporkan hasil pendapatan usahanya yang tidak sesuai,” sebutnya.

Sejauh ini, pemerintah telah menyediakan alat pengukur pajak atau tapping box, namun dalam kenyataaanya alat tersebut dikabarkan rusak meskipun belum mencapai satu bulan. Karena itu, ia meminta dinas terkait agar segera melakukan pendataan ulang terkait jumlah rumah makan dan restoran, ini dilakukan agar pembayaran pajak usaha tersebut kedepannya lebih maksimal, sehingga dampak terhadap peningkatan PAD semakin optimal.

"Ada semua alat tapping box di sejumlah restoran tapi nggak bisa dipakai. Bahkan ada beberapa restoran juga yang tidak mau ada tapping box," ungkapnya. (*)