KALTIMNEWS.CO, Kebudayaan merupakan suatu hal yang penting sebagai identitas suatu negara demikian yang disampaikan Wakil Bupati Mahakam Ulu (Mahulu), Yohanes Avun saat dirinya menghadiri kegiatan Seminar dan Workshop Peningkatan Kapasitas Tata Kelola Festival Budaya dalam Platform Indonesiana yang digelar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Mahulu.
"Kebudayaan memiliki peran penting dalam memperkuat jati diri bangsa, yang merupakan sebuah media untuk merayakan serta menyatukan keanekaragaman, yang bersatu menjadi suatu identitas suatu daerah,"ucap Yohanie Avun, Selasa (2/11/2021).
Kegiatan yang dihelat dari hingga 3 November 2021 tersebut digelar dalam rangka meningkatkan kapasitas pengelolaan festival budaya melalui platform Indonesiana dengan materi pengelolaan kurasi dan manajemen prodiksi.
Ia menyebutkan jika Kebudayaan memiliki banyak bidang antara lain seperti, sejumlah peninggalan sejarah, tradisi, kreativitas seni, dan lainnya yang perlu dijaga dan dikelola dengan baik.
"Melihat potensi tersebut Pemkab Mahulu telah mencanangkan strategi kemajuan kebudayaan Yakni melalui peningkatan kualitas dan kuantitas, sarana maupun prasarana publik dengan memerhatikan kelestarian lingkungan pariwisata, dan aksesibilitas wilayah," ucapnya.
Selain itu dengan program tersebut Pemkab Mahulu akan terus berupaya memberikan tata kelola kebudayaan yang terdiri dari perlindungan, pengembangan dan penempatan serta pembinaan kepada pelaku seni, para pemangku adat kepada Masyarakat di wilayah tersebut.
"Dengan adanya tata kelola yang baik, maka akan dapat meningkatkan Indeks pembangunan kebudayaan sekaligus mendorong kenaikan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), terutama kepada pelaku seni budaya, sehingga dapat mendorong angka capaian pariwisata, serta meningkatkan pendapatan masyarakat melalui budaya yang di milikinya," jelasnya.
Lebih jauh orang nomor dua di Mahulu ini mengatakan, berdasarkan Pasal 1 Bab 1 undangan-undang Republik Indonesia (UU-RI), Nomor 5 tahun 2017 tentang kemajuan kebudayaan, mengamanatkan empat isi strategis yang perlu dilakukan pemerintah pusat dan pemerintah daerah, dalam mengelola kemajuan kebudayaan, yang berisikan, perlindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan.
"Didalam UU itu juga, terdapat beberapa objek tentang kemajuan kebudayaan yang harus dilakukan dalam upaya meningkatkan kebudayaan, yang terdiri dari tradisi, tradisi lisan, manuskrip, adat istiadat, ritus, seni, bahasa, dan olahraga tradisional," ungkapnya
Dikatan Yohanes, bahwa untuk memajukan dan melestarikan kebudayaan, kementrian kebudayaan telah menyiapkan Platform Indonesiana, yang merupakan suatu Platform untuk memajukan kebudayaan yang bertujuan menghidupkan ekosistem objek kemajuan kebudayaan secara merata dan berkelanjutan.
"Hadirinya platform Indonesiana ini merupakan upaya dalam mewujudkan visi dan misi kemajuan kebudayaan Indonesia," tuturnya.
Yohanes berharap dengan hadirnya Platform tersebut dapat membantu mempromosikan keanekaragaman dan kekayaan budaya Mahulu, untuk ke tingakat nasional bahkan Internasional.
"Ini merupakan kesempatan bagi para seniman dan budayawan di Mahulu, untuk mendapatkan panggung didalam berekspresi melalui seninya, dengan memanfaatkan kemajuan teknologi dan kleberitas yang tinggi, untuk menghasilkan suatu karya yang juga diharapkan dapat memajukan perekonomian serta meningkatkan SDM khususnya di bidang seni budaya, melalui kanal platform Indonesiana," tutupnya. (*)