KALTIMNEWS.CO — PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) bersama Kedutaan Besar Australia di Indonesia menghadirkan kembali memori sejarah melalui pelaksanaan Dawn Service di kawasan bersejarah Pasir Ridge. Kehadiran langsung Duta Besar Australia untuk Indonesia, Rod Brazier, mempertegas pentingnya momentum ini dalam hubungan bilateral kedua negara.
Upacara tersebut dihadiri berbagai unsur penting, mulai dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, TNI, SKK Migas perwakilan Kalimantan dan Sulawesi, hingga jajaran Pemerintah Kota Balikpapan. Kolaborasi lintas institusi ini menjadi simbol kuat bahwa sejarah bukan sekadar masa lalu, melainkan fondasi hubungan masa depan.
ANZAC Day sendiri diperingati setiap 25 April untuk mengenang pengorbanan pasukan Australian and New Zealand Army Corps (ANZAC) dalam Gallipoli Campaign. Seiring waktu, peringatan ini berkembang menjadi penghormatan terhadap seluruh prajurit yang gugur dalam berbagai konflik dan misi perdamaian dunia.
Di Balikpapan, peringatan ini memiliki resonansi sejarah yang jauh lebih dekat. Sebanyak 229 prajurit Australia gugur dalam Operasi Oboe Two pada Juli 1945, sebuah operasi penting dalam membebaskan kota dari pendudukan Jepang. Operasi ini juga menjadi titik strategis pengamanan infrastruktur vital, termasuk lapangan terbang yang kini dikenal sebagai Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan.
General Manager PHKT, Darmapala, menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga kawasan bersejarah sekaligus memperkuat kolaborasi lintas pemangku kepentingan. “Kami terus mendukung pelestarian nilai sejarah di Balikpapan, khususnya dalam momentum penting seperti ANZAC Day,” ujarnya.
Sementara itu, Dubes Australia Rod Brazier menekankan bahwa ANZAC Day bukan hanya tentang masa lalu, tetapi juga nilai-nilai universal yang tetap relevan hingga kini.
“Ini tentang keberanian, ketahanan, persahabatan, dan pengorbanan nilai yang terus menghubungkan Australia dan Indonesia,” katanya.
Upacara yang berlangsung saat fajar semakin terasa emosional karena digelar di kawasan Monumen Tank Matilda, simbol pertempuran sengit dalam Operasi Oboe Two. Suasana hening, karangan bunga, dan refleksi bersama menjadi penutup yang menguatkan makna peringatan tersebut.
Lebih dari sekadar ritual tahunan, ANZAC Day di Balikpapan adalah pengingat bahwa kemerdekaan dan kedamaian hari ini lahir dari pengorbanan besar di masa lalu terangkum dalam satu pesan abadi: Lest We Forget. (*/rif/kaltimnews.co)