KALTIMNEWS.CO – Peta persaingan menuju kursi Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kalimantan Timur kian memanas. Nama baru kini resmi masuk gelanggang. Andi Sinar Alam, SH, MH menyatakan diri siap maju sebagai calon ketua dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) IX yang dijadwalkan berlangsung pada 31 Mei 2026 mendatang.
Pernyataan tegas itu disampaikan langsung Sinar Alam kepada kaltimnews.co, Senin (4/5/2026) siang.
“Saya siap maju,” ujarnya singkat namun penuh keyakinan.
Politisi Partai Gerindra Samarinda tersebut mengaku tertarik untuk ikut berkontestasi dalam perebutan kursi strategis yang selama ini menjadi pusat perhatian warga KKSS di Kalimantan Timur.
Langkah Sinar Alam dinilai bukan sekadar meramaikan bursa kandidat. Ia datang dengan bekal jaringan, pengalaman, dan basis sosial yang sudah terbentuk. Saat ini, ia menjabat sebagai Anggota DPRD Samarinda periode 2025–2029, sekaligus dikenal aktif dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan.
Tak hanya itu, Sinar Alam juga merupakan Ketua Himas (Himpunan Masyarakat Sinjai) Kota Samarinda sebuah posisi strategis yang memperkuat pengaruhnya di kalangan diaspora Sulawesi Selatan di Bumi Etam.
Lahir di Desa Buareneng, Kecamatan Kajuara, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Sinar Alam merupakan putra sulung dari lima bersaudara, buah hati pasangan Andi Muhammad Sutin dan Hj Andi Hikma. Latar belakang keluarga dan pengalaman panjangnya di dunia hukum serta politik membentuk karakter kepemimpinan yang dinilai matang.
Siapkan Strategi Menang
Tak ingin sekadar menjadi peserta, Sinar Alam disebut telah menyusun sejumlah strategi untuk memenangkan kompetisi bergengsi tersebut. Konsolidasi internal, penguatan basis komunitas, hingga pendekatan lintas paguyuban disebut menjadi bagian dari langkah yang tengah ia jalankan.
Dengan kombinasi pengalaman politik, jaringan organisasi, dan strategi yang mulai dirancang, kemunculan Sinar Alam mulai disebut-sebut sebagai “kuda hitam” yang patut diperhitungkan. Sejumlah pengamat menilai, kontestasi Muswil IX kali ini bukan hanya soal popularitas figur, tetapi juga kekuatan mesin dukungan dan kecermatan strategi.
Muswil IX KKSS Kaltim sendiri diprediksi menjadi momentum krusial dalam menentukan arah organisasi ke depan, khususnya dalam memperkuat peran sosial dan ekonomi warga Bugis-Makassar di Kalimantan Timur.
Hingga kini, belum banyak kandidat yang secara terbuka menyatakan diri maju. Namun dengan deklarasi awal dari Sinar Alam, suhu persaingan internal dipastikan akan terus meningkat dalam beberapa pekan ke depan.
Akankah strategi yang disusun mampu mengantarkan Sinar Alam ke pucuk pimpinan KKSS Kaltim? Semua mata kini tertuju pada pertarungan akhir Mei nanti. (rif/kaltimnews.co)