
KALTIMNEWS.CO, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus menegaskan komitmennya untuk membangun ekonomi berbasis potensi lokal. Melalui ajakan langsung dari Wakil Bupati Berau, Gamalis, pemerintah daerah mendorong seluruh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) agar lebih aktif menggali potensi ekonomi kreatif di tiap kampung.
Menurutnya, setiap desa di Berau memiliki kekhasan dan daya tarik yang dapat menjadi modal besar untuk memperkuat ekonomi masyarakat. Mulai dari hasil alam, kerajinan tangan, hingga kuliner khas yang selalu diminati wisatawan.
“BUMDes harus menjadi motor penggerak ekonomi di kampung. Gali potensi, olah dengan kreatifitas, dan hasilkan produk yang bisa dibanggakan sebagai oleh-oleh khas Berau,” auca Gamalis kepada kaltimnews.co, Selasa (7/10/2025).
Ajakan ini bukan tanpa alasan. Dalam empat tahun terakhir, kunjungan wisatawan ke Kabupaten Berau terus meningkat pesat. Berdasarkan data Dinas Pariwisata, jumlah kunjungan yang semula hanya 127 ribu pada 2020, kini melonjak hingga lebih dari 557 ribu wisatawan pada 2024.
“Lonjakan wisatawan ini peluang besar bagi desa-desa untuk menggerakkan ekonomi kreatif. Kita punya potensi luar biasa, tinggal bagaimana dikelola dengan baik,” tegasnya.
Gamalis juga mendorong perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Berau agar turut berperan aktif dalam pengembangan ekonomi kreatif desa. Melalui program tanggung jawab sosial (CSR), perusahaan diharapkan memberikan pelatihan, pendampingan, serta dukungan bagi pelaku UMKM dan BUMDes.
“Dunia usaha harus hadir untuk masyarakat. Bentuk dukungannya bisa berupa pembinaan, promosi, atau pelatihan agar usaha kecil di kampung bisa mandiri dan naik kelas,” ujarnya.
Gamalis mengapresiasi aneka produk unggulan dari desa-desa sekitar, seperti madu hutan, kerajinan rotan, minuman tradisional, kue olahan lokal, hingga kuliner khas pesisir yang pernah di pamerkan pada gelaran Expo Biatan 2025 Agustus lalu,
Ia menilai, dengan dukungan promosi dan pembinaan berkelanjutan, produk-produk tersebut dapat menjadi ikon ekonomi kreatif Berau yang mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
“Kalau tiap desa serius mengembangkan potensi uniknya, bukan hanya ekonomi yang tumbuh, tapi juga kebanggaan masyarakat desa akan meningkat,” tambah Gamalis.
Dikatakan Gamalis gelaran Expo Biatan merupakan kegiatan agenda tahunan Pemkab Bera dalam memberikan ruang kepada para pelaku UMKM di Bumi Batiwakkal agar menjadi wadah promosi bagi desa-desa se-Kecamatan Biatan, sekolah, serta perusahaan untuk menampilkan inovasi dan karya lokal terbaik mereka.. Kegiatan tersebut kata dia sekaligus menjadi momentum penting untuk mempertemukan pelaku ekonomi desa dengan pasar dan mitra usaha yang lebih luas.
“Inilah wujud semangat gotong royong membangun ekonomi Berau dari kampung. Saat desa kuat, maka ekonomi daerah pun ikut tumbuh,” tutupnya. (*)