Skip to content

150 Tim Kreasikan Nasi Kuning,

22 Daerah Padati Expo TTI di Fesma 2019

Dipublikasikan: 02 Nov 2019, 12:58
ADVERTORIAL
150 Tim Kreasikan Nasi Kuning,
150 tim memeriahkan Lomba Kreasi Nasi Kuning di Amphitheater Tepian Mahakam (Depan kantor PLN Jl Gajah Mada), Jumat (1/11/2019) pagi.-- www.kaltimnews.co / Foto: Kominfo Samarinda

 banner-pemkot-SAMARINDA-OK.

KALTIMNEWS.CO, Samarinda – Sebanyak 150 tim memeriahkan Lomba Kreasi Nasi Kuning di Amphitheater Tepian Mahakam (Depan kantor PLN Jl Gajah Mada), Jumat (1/11/2019) pagi. Begitu pula sehari sebelumnya telah dibuka resmi Expo Tourism, Trade, and Investment (TTI) di atrium Bigmall Samarinda. Kedua agenda merupakan rangkaian kemeriahan dalam gelaran Festival Mahakam 2019.

Peserta lomba kreasi kuliner nasi kuning terbagi dari 10 kecamatan dan kelurahan se-Samarinda yang ikut dalam lomba tersebut, dengan masing–masing tim menampilkan kreasi sendiri.

Tim penilai dalam lomba kreasi kuliner nasi kuning, menyebutkan nasi kuning adalah makanan khas kota Samarinda yang sekarang bukan hanya makanan sarapan pagi, melainkan 24 jam. Dari beberapa peserta lomba kreasi kuliner nasi kuning, berharap agar makanan khas nasi kuning di kota Samarinda, nantinya dapat berkembang dan lebih dikenal di seluruh tanah air.

Sebelumnya Asisten I Setda Samarinda Tejo Sutarnoto mengungkapkan acara Expo digelar bertujuan untuk melestarikan seni budaya serta mempromosikan berbagai destinasi wisata yang ada di Samarinda.

“Guna meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara dan wisatawan lokal, kami berkomitmen dan yakin Sungai Mahakam sebagai salah satu tujuan destinasi unggulan Kota Samarinda,” ungkap Tejo dalam sambutannya.

Ada yang spesial dalam Expo tahun ini yang dimana Expo kali ini untuk pertama kalinya berskala internasional diikuti kurang lebih 22 tenant baik dari Kalimantan Timur maupun luar seperti Kalimantan Selatan, Yogyakarta, Jawa Tengah, Bangka Belitung, Jawa Timur, Lombok bahkan hingga Papua.

Lebih lanjut Tejo berharap Expo yang menampilkan berbagai produk unggulan ini nantinya dapat membuka Sejumlah peluang investasi untuk masuk ke Samarinda sehingga dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) khususnya Samarinda. (*/Adv)