KALTIMNEWS.CO – Optimisme mulai menguat terhadap salah satu proyek infrastruktur terbesar di Kota Samarinda. DPRD memastikan pembangunan fisik terowongan yang menghubungkan Jalan Kakap dan Jalan Sultan Alimuddin telah tuntas tanpa kendala teknis.
Wakil Ketua Pansus LKPJ DPRD Samarinda, Abdul Rohim, menyebut seluruh rekomendasi yang sebelumnya menjadi catatan dewan kini telah ditindaklanjuti.
Peninjauan lapangan yang dilakukan pada Senin (27/4/2026) memastikan kesiapan terowongan dari sisi teknis, termasuk jalur keluar yang sebelumnya menjadi perhatian karena lebarnya terbatas.
“Kami memastikan semua rekomendasi sudah dijalankan. Hasilnya tidak ada masalah. Secara teknis sudah siap,” ujar Rohim.
Perbaikan pada jalur keluar terowongan di sisi Jalan Sultan Alimuddin yang sebelumnya hanya sekitar 5 meter kini disebut telah ditangani, sehingga dinilai lebih aman dan layak digunakan.
Dengan rampungnya pembangunan fisik, terowongan ini diharapkan segera menjadi solusi konkret untuk mengurai kemacetan, terutama di kawasan padat seperti Gunung Manggah, Jalan Otto Iskandar Dinata.
DPRD pun memastikan akan terus mengawal hingga infrastruktur tersebut benar-benar bisa dimanfaatkan masyarakat.
“Sekarang tinggal menunggu operasionalnya saja,” tegas Rohim.
Harapan publik kini tertuju pada percepatan pembukaan terowongan yang dinilai akan membawa dampak signifikan terhadap kelancaran lalu lintas di Samarinda. (*/adv/rif/kaltimnews.co)