Skip to content

DPRD Samarinda Genjot Sosperda, TBC dan HIV/AIDS Jadi Sorotan Serius

Dipublikasikan: 26 Apr 2026, 19:13
ADVERTORIAL
DPRD Samarinda Genjot Sosperda, TBC dan HIV/AIDS Jadi Sorotan Serius

KALTIMNEWS.CO - Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Harminsyah P, menegaskan bahwa penanganan penyakit menular seperti TBC dan HIV/AIDS membutuhkan kerja berlapis—mulai dari regulasi yang kuat hingga implementasi yang konsisten di lapangan.

Hal itu disampaikannya saat memoderatori kegiatan Sosperda ke-3 yang dirangkai dengan Halal Bihalal pada 25 Maret 2026 di kawasan Samarinda Ilir.

Menurut Harminsyah, DPRD tidak hanya berperan dalam pembentukan regulasi, tetapi juga memastikan bahwa setiap kebijakan benar-benar dipahami dan dijalankan oleh masyarakat.
“Perda ini menjadi landasan penting. Tapi yang lebih utama adalah bagaimana masyarakat memahami, menerima, dan menjalankannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Ia menekankan, TBC dan HIV/AIDS masih menjadi tantangan kesehatan yang memerlukan perhatian serius. Karena itu, pendekatan yang digunakan tidak bisa parsial.

DPRD, lanjutnya, mendorong penguatan edukasi publik, peningkatan deteksi dini, serta penghapusan stigma terhadap penderita. Tanpa itu, upaya penanggulangan dinilai tidak akan berjalan optimal.

Melibatkan tokoh masyarakat, kader posyandu, hingga tokoh agama dalam Sosperda disebut sebagai langkah strategis. Mereka dianggap memiliki pengaruh besar dalam membentuk kesadaran kolektif.

“Peran mereka sangat penting sebagai penyambung informasi di tengah masyarakat,” kata Harminsyah.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya DPRD memastikan bahwa kebijakan kesehatan tidak berhenti sebagai dokumen formal, melainkan benar-benar hadir sebagai solusi nyata bagi warga. (*/adv/rif/kaltimnews.co)