KALTIMNEWS.CO, Samarinda – Pembahasan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) terus di bahas di internal DPRD Kota samarinda, Pembahasan AKD ini dilakukan secara marathon oleh DPRD Kota Samarinda mengingat Dewan Samarinda menargetkan pembahasan AKD dan penetapan ketua Dewan definitive tersebut harus kelar sebelum akhir bulan September ini. Sejumlah Rapat Pimpinan (Rapim) pun terus dihelat demi merampungkan persoalan AKD tersebut.
Senter isu Dewan Basuki Rahmat tersebut telah menawarkan komposisi AKD di DPRD Kota Samarinda. Salah satu dari isu tersebut yakni nama Joha Fajal yang masuk sebagai Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda.
Atas hal ini, Anggota DPRD Samarinda tiga periode, H Joha Fajal mengatakan jika dirinya belum mengetahui persoalan tersebut, dirinya mengaku jika hingga sekarang masih sibuk menyusun pelbagai persoalan yang harus dia surakan di dewan samarinda.
“Saya belum mengetahui persoalan tersebut, kalaupun benar saya harus mempersiapkan diri lantaran itu merupakan tugas tambahan bagi saya sebagai anggota dewan. Untuk sekarang ini saya masih focus dalam menyususn semua aspirasi warga yang harus saya suarakan di DPRD Samarinda,” kata Joha, yang ditemui kaltimnews.co di Gedung DPRD Kota Samarinda Jl Basuki Rahmat, Senin (23/9/2019) Siang.
Dalam sejumlah data yang didapatkan media ini, menyebutkan hasil rapim tersebut diantaranya menghasilkan sejumlah usulan komposisi AKD oleh Ketua Dewan Sementara, adapun usulan tersebut adalah Ketua Komisi dari Partai Nasdem, didampingi Gerindra, PDIP dan Demokrat, sementara Bapemperdanya dari Golkar, Badan Kehormatan (BK) PKS, Sekretaris PAN, Fraksi Kebangkitan Pembangunan (KP), Fraksi PKS. Untuk Ketua dan Sekretaris Pansus selama 5 tahun kedepan diserahkan kepada Fraksi PAN, Fraksi KP, dan PKS (*)