Skip to content

DPRD Samarinda Sebut Pariwisata Bisa Jadi Mesin Baru PAD, Kampung Tenun Jadi Andalan

Dipublikasikan: 03 Aug 2026, 00:59
ADVERTORIAL
DPRD Samarinda Sebut Pariwisata Bisa Jadi Mesin Baru PAD, Kampung Tenun Jadi Andalan

KALTIMNEWS.CO – DPRD Kota Samarinda menilai sektor pariwisata memiliki peluang besar menjadi salah satu mesin pertumbuhan ekonomi daerah apabila dikelola secara lebih terarah dan berkelanjutan.

Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, mengatakan pengembangan destinasi wisata tidak hanya berdampak pada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi masyarakat melalui sektor usaha mikro, kuliner, kerajinan, hingga ekonomi kreatif.

Menurutnya, salah satu program yang memiliki prospek besar adalah Sinergitas Desa Wisata dan Ekonomi Kreatif yang menghubungkan Kampung Tenun dengan sejumlah destinasi wisata di kawasan Samarinda Seberang menjadi satu kawasan wisata terpadu.

Program tersebut diyakini mampu memperpanjang lama kunjungan wisatawan sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat sekitar.

"Pariwisata memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan," ujar Iswandi.

Komisi II DPRD mencatat realisasi pendapatan Disporapar hingga pertengahan 2026 telah mencapai lebih dari Rp750 juta dari target sekitar Rp1,4 miliar.

Meski demikian, DPRD menilai angka tersebut belum mencerminkan potensi sesungguhnya yang dimiliki sektor pariwisata Kota Samarinda.

"Anggarannya juga perlu ditinjau agar pengembangannya lebih maksimal," kata Iswandi.

Menurutnya, apabila pemerintah memberikan dukungan anggaran yang lebih memadai serta memperkuat kelembagaan pengelola pariwisata, kontribusi sektor wisata terhadap Pendapatan Asli Daerah diperkirakan akan meningkat secara signifikan.

Selain meningkatkan penerimaan daerah, pengembangan kawasan wisata terpadu juga dinilai akan memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan UMKM, pelaku kuliner, pengrajin, komunitas seni budaya, hingga sektor jasa lainnya.

Iswandi berharap Pemerintah Kota Samarinda terus memperkuat strategi pengembangan pariwisata agar mampu menjadi salah satu sektor unggulan yang menopang pertumbuhan ekonomi daerah pada masa mendatang. (*/adv/rif/kaltimnews.co)