KALTIMNEWS.CO, Samarinda – Minimnya pembangunan Infrastruktur jalan dan pendidikan terutama sarana dan prasarana sekolah, di wilayah Samarinda Seberang, Loa Janan Ilir dan Palaran, menjadi salah satu proritas Anggota DPRD Samarinda periode 2019-2024 Elnatan Pasambe.
Politisi Partai Gerindra ini menyebutkan minimnya infrastruktur tersebut merupakan salah satu penyebab persoalan system zonasisasi yang kini diterapkan pemerintah.
“Pemerintah sudah menerapkan Sistem zonasi, namun kondisi dibeberapa wilayah seperti Samarinda Seberang, Loa Janan Ilir dan Palaran, masih sangat minim, selain itu semenisasi jalan, gang itu perlu ditingkatkan,” ujar Elnatan Pasambe, kepada kaltimnews.co Rabu (23/10/2019) sore.
Berlakunya sistem zonasisasi sekolah, kata Elnatan, tidak seimbang dengan pembangunan sarana dan prasarana.
“SMP 8 di Loa Janan Ilir itu, penyediaan ruang kelasnya masih kurang, perlu ada pembangunan tambahan,” Terang Elnatan.
Sejauh ini dirinya mengaku, telah berkomunikasi dengan kepala sekolah SMP 8, berkaitan dengan penyediaan lahan untuk pembangunan ruang kelas.
“Ada lahannya mereka (SMP 8). Saya sudah cek, nanti diupayakan pembangunannya,” kata Elnatan.
Selain itu, masalah penyediaan air bersih PDAM di wilayah Simpang Pasir, Gunung Wuton, RT 22, juga menjadi salah satu amanat yang diberikan rakyat kepadanya.
“Masih banyak warga kita yang belum menikmati ari bersih, Saya khawatir dengan kesehatan masyarakat di sana karena warga masih mengonsumsi air yang bersumber dari sumur bor,” Tutup Elnatan. (*)