Skip to content

Fahruddin Siap Perjuangkan Pelebaran Jalan M. Said

Ingin Armada Pengangkutan Sampah ada di Setiap RT

Dipublikasikan: 13 Oct 2019, 09:30
ADVERTORIAL
Fahruddin Siap Perjuangkan Pelebaran Jalan M. Said
Anggota DPRD Samarinda dari Fraksi Golkar, Fahruddin -- www.kaltimnews.co / Foto : Arief Kaseng

KALTIMNEWS.CO, Samarinda – Sempitnya jalur Jalan di M. Said (Lok Bahu) dianggap tidak bisa menampung lagi volume kendaraan yang terus meningkat menjadi sorotan utama Anggota DPRD Samarinda periode 2019-2024, Fahruddin. Atas hal ini Anggota DPRD dari Partai Golkar tersebut berniat membawa aspirasi warga yang merupakan dapilnya tersebut ke parlemen samarinda. Demikian yang disampaikan Fahruddin saat di hubungi melalui telepon selulernya, Sabtu (12/10/2019) sore.

Menurutnya aspirasi masyarakat di dapil 3 tersebut menjadi keluhan utama yang selalu di dengungkan warga terkait pembangunan pelebaran Jalan di M. Said  wilayah Lok Bahu.

“Untuk aspirasi di dapil saya, khususnya Lok Bahu adalah pelebaran jalan di M Said, hingga jalur Karang Paci. Penduduk Lok Bahu itu semakin bertambah hingga 20 ribu jiwa, namun akses jalannya mereka hanya jalur M. Said. Pagi atau sore sering terjadi macet, karena jalan tersebut terlalu sempit kemudian volume pengguna jalan semakin bertambah. Tidak seimbang, karena penduduknya semakin bertambah, disisi lain volume kendaraan juga semakin banyak namun jalan sebagai jalur akses utama tidak besar. Nah ini menjadi hambatan,” ungkap Fahruddin

Fahruddin menyebut, Selain memperjuangkan pelebaran di jalur M. Said. Selain itu, dirinya juga menyebut akan ikut memperjuangkan pembangunan pelebaran di Jalan Teuku Umar.

“Sebab ada banyak perumahan bahkan pemukiman warga di sana. Tidak mungkin warga sekitar itu melalui Ringroad atau Air Putih untuk menuju ke Lok Bahu kemudian melalui Suryanata lanjut ke Sempaja untuk akses mereka dapat melalui jalur itu. Ini yang paling vital untuk kami usahakan pelebaran jalan terutama 2020 ini pelebaran jalan M. Said,” tambah Fahruddin.

Ketua fraksi Golkar DPRD Samarinda ini, mengatakan, selain membangun memperjuangkan pembangunan pelebaran jalan untuk dua lokasi dirinya juga akan ikut meperjuangkan penanggulangan banjir dengan pengadaan armada pengangkutan sampah dan drum sampah di setiap RT.

“Di setiap lingkungan ada petugas penarik sampah, memang biasannya warga menaruh sampah didepan rumahnya yang sudah disediakan tempat berupa drum, kemudian ada petugas yang mengambil di siang hari di setiap rumah dan diantarkan ke tempat pembuangan sampah sementara. Hal seperti ini sudah ada  di Karang Paci,” tutur Fahruddin.

Jelasnya lebih lanjut, biasanya beberapa RT mempunyai petugas penarik sampah di setiap rumah warga, dan ini telah dilakukan oleh pemkot. Namun tidak semua RT memiliki petugas tersebut.

“Nah, ini menjadi PR kami bersama memperjuangkan itu,” sebutnya.

Minimnya armada pengangkut sampah di setiap RT, kata Fahruddin, menjadi salah satu yang dia prioritaskan. Dia akan perjuangkan kepada pemkot Samarinda untuk menyediakan kendaraan tersebut dalam bentuk subsidi.

“Saat ini memang sangat minim armada pengangkutan sampah, nanti akan diperjuangkan dalam bentuk pengadaan bersubsidi. Kalau kami ingin pencegahan banjir kemudian lingkungan lebih baik, maka efektifnya harus ada penyediaan petugas dan motor sampah,” imbuhnya. (*).