
Ananda Emira Moeis Saat melayani keluhan Emak-emak saat reses di wilayah Sambutan -- www.kaltimnews.co/Foto: Arief Kaseng
KALTIMNEWS.CO, Samarinda – Hari kedua penyerapan aspirasi (Reses) Anggota DPRD Kaltim, Ananda Emira Moeis, di Perumahan Sambutan Idaman Permai, Jl. Pelita 7, RT 36 Kelurahan Sambutan, dipenuhi kalangan emak-emak.
Kedatangan putri kedua dari politisi ulung, Emir Moeis ini, disambut dengan semangat dari kaum emak-emak tersebut lantaran selama ini kata mereka belum ada anggota dewan yang hadir menghampiri warga pasca pelantikan anggota Dewan baik kota maupun provinsi.
Selain kalangan emak-emak, sejumlah tokoh masyarakat dan pemerintah hadir dalam acara ini, seperti di antaranya Ketua RT 36, Bambang, Lurah Sambutan, Suarno, dan sejumlah tokoh masyarakat lainnya.
Dalam kesempatanya Maryati warga RT 36, mengatakan di tempat Ananda menggelar reses tersebut terdapat 40 RT, dengan jumlah 19 ribu jiwa, yang selama ini banyak mengeluhkan persoalan khususnya penerangan lampu jalan yang dinilai rawan dari kejahatan.
“Masalah utama yang kami hadapi selama ini adalah masalah minimnya lampu jalan, yang mengakibatkan pelbagai rawannya kasus kejahatan, seperti kasus pembegalan, dan kasus kriminal lainnya,” Ujar Maryati.
Selain Maryati ada juga Rohayati yang merupakan kader Posyadu dan Balita RT 25, yang ikut mengeluhkan belum adanya pembangunan posyandu ditemptanya. Selain itu dirinya juga ikut mengeluhkan keruhnya air bersih, serta tidak tepatnya bantuan raskin dari pemerintah selama ini.
“Bantuan pemerintah selama ini tidak tepat sasaran, ada yang keluraga mampu malah dapat bantuan, sementara sebaliknya ada warga yang kurang mampu dan membutuhkan malah tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah. Selama ini kami sudah melakukan kordinasi di pihak terkait namun katanya tidak bisa dirubah lagi data tersebut,” katanya.
Terkait hal ini, Ananda Emira Moeis, mengatakan akan segera melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait dengan segala keluhan dari warga Sambutan. Khusus persoalan lampu jalan dirinya mengatakan jika selama ini Fraksi PDIP tingkat Kota Samarinda sudah melakukan upaya perjuangan aspirasi warga. Bahkan kata dia, fraksi PDIP Samarinda, telah melakukan hearing dengan pihak Dishub dan PLN dalam ketersediaan lampu penerangan jalan tersebut.
“Selama ini sudah ada reakasi berupa kegiatan hearing yang dipimpin oleh fraksi PDIP Kota Samarinda terkait persoalan lampu jalan tersebut, tugas saya adalah seegara mungkin melakukan koordinasi kepada pihak fraksi PDIP Samarinda tentang hal itu,” sebut Nanda.

Kalangan Emak-emak yang hadir menyampaikan aspirasi kepada Anggota DPRD Kaltim Ananda Emira Moeis -- www.kaltimnews.co/Foto: Arief Kaseng
Terkait persoalan tidak tepat sasarannya bantuan pemerintah ke warga Sambutan, itu akan menyuarakan segala aspirasi warga tersebut di gedung Karang Paci, dan akan mempertanyakan kenapa masalah tersebut tidak bisa diselesaikan, mengingat di sejumlah wilayah sudah sukses dalam menyelesaikan persoalan pendataan warga miskin tersebut. dirinya mencontohkan kasus serupa pernah terjadi di kota Tegal, Jateng, yang kemudian segera diselesaikan oleh pemerintah kota dan provinsinya.
“Di Tegal pernah terjadi kasus serupa yang dikeluhkan ibu-ibu ini, kemudian direspon cepat oleh pemerintah setempat. Harusnya kaltim juga seperti itu, pemerintah kota dan provinsi bisa sinergi dan segera menangani persoalan tersebut, jangan dibiarkan, kasihan masyarakat,” Terang Sekretaris DPD PDIP Kaltim tersebut. (*)