KALTIMNEWS.CO – Turnamen yang digelar komunitas Gardu Paris 26 Domino Palaran itu semakin semarak dengan pelantikan pengurus serta pengesahan Gardu Paris 26 oleh Ketua Pengda Pordi Samarinda, H. Abdul Fatah.
Kehadiran Hadi Mulyadi yang juga menjabat Ketua Dewan Pembina Perkumpulan Domino Indonesia (Pordi) Kalimantan Timur menambah bobot acara. Ia membuka secara resmi turnamen yang memperebutkan total hadiah Rp12 juta tersebut.
Dalam sambutannya, Abdul Fatah menegaskan bahwa antusiasme peserta menjadi bukti nyata olahraga domino semakin digemari berbagai kalangan di Samarinda.
“Kita bisa menyaksikan sendiri hari ini, peserta membanjiri area pertandingan. Ini bukti bahwa domino bukan sekadar permainan, tapi olahraga yang diminati banyak kalangan,” ujarnya.
Menurut Fatah, turnamen seperti ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi komunitas, tetapi juga memperkuat pembinaan olahraga domino secara terstruktur di tingkat kecamatan hingga kota.
Turnamen Domino Paris 26 Palaran sendiri memperebutkan total hadiah uang tunai Rp12 juta. Hadiah tersebut akan dibagikan kepada para pemenang mulai juara pertama hingga peringkat kedelapan.
“Total hadiah Rp12 juta, dari juara pertama sampai juara kedelapan. Ini bentuk apresiasi kami kepada para peserta,” kata Ketua Gardu Paris 26, Heruddin, kepada Kaltimnews.co.
Panitia juga telah dibentuk untuk memastikan seluruh rangkaian pertandingan berjalan tertib, profesional, dan menjunjung tinggi sportivitas.
“Kami berharap turnamen ini berjalan lancar dan tetap mengedepankan nilai sportivitas. Ini bukan sekadar soal menang, tetapi mempererat silaturahmi,” tambah Heruddin.
Turnamen ini sekaligus menjadi penegasan bahwa domino kini semakin diterima sebagai olahraga kompetitif yang terorganisir di bawah naungan Pordi, dengan dukungan tokoh-tokoh daerah.
Di Palaran, domino bukan hanya tentang kartu dan strategi. Ia telah menjelma menjadi ruang silaturahmi, pembinaan bakat, sekaligus wadah energi positif Masyarakat, (*/rif/kaltimnews.co)