KALTIMNEWS.CO — Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) bersama Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menggelar kegiatan penanaman pohon di Kawasan Miniatur Hutan Hijau Tropis Ibu Kota Nusantara (IKN), Selasa (4/2/2026). Kegiatan ini menjadi wujud komitmen bersama dalam mendukung pembangunan IKN sebagai kota masa depan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
IKN dirancang sebagai smart and forest city, dengan sekitar 75 persen wilayahnya dialokasikan sebagai ruang terbuka hijau. Dari jumlah tersebut, 65 persen merupakan kawasan hutan lindung dan 10 persen diperuntukkan bagi area produksi pangan. Perencanaan ini ditujukan untuk menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat di kawasan perkotaan baru.
Mengusung tema “Nusantara Tumbuh Bersama Indosat”, kegiatan penanaman pohon ini menegaskan bahwa pembangunan kota masa depan tidak semata bertumpu pada teknologi dan konektivitas digital, tetapi juga pada upaya merawat alam sebagai fondasi utama kehidupan. Keberadaan ruang terbuka hijau diyakini mampu menurunkan suhu lingkungan mikro, menciptakan ruang hidup yang lebih sejuk, nyaman, dan berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.
Director & Chief Commercial Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Bilal Kazmi, menegaskan bahwa kemajuan digital harus berjalan seiring dengan keberlanjutan lingkungan.
“Pembangunan Nusantara bukan hanya soal menghadirkan konektivitas, tetapi juga menjaga keseimbangan dengan alam. Kami percaya teknologi yang berdampak adalah teknologi yang ikut menciptakan kota yang lebih hijau, sehat, dan nyaman bagi generasi hari ini dan masa depan,” ujar Bilal.
Sementara itu, Direktur Pengembangan Pemanfaatan Kehutanan dan Sumber Daya Air OIKN, Dr. Onesimus Patiung, S.Hut., M.P., menjelaskan bahwa penanaman pohon di kawasan IKN dilakukan dengan pendekatan ekologis untuk memulihkan dan memperkaya ekosistem hutan secara berkelanjutan.
“Meski berada di kawasan hutan, kami berharap semua pihak dapat berpartisipasi dalam kegiatan penanaman ini. Di sekitar kawasan Istana, tanaman eucalyptus tidak lagi ditebang dan dibiarkan tumbuh secara alami. Oleh karena itu, di bawahnya kami menanam tanaman asli Kalimantan,” jelas Onesimus.
Melalui kegiatan ini, Indosat menegaskan perannya tidak hanya sebagai perusahaan telekomunikasi digital, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem pembangunan nasional yang berkontribusi dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan kualitas hidup masyarakat. Inisiatif ini sekaligus melengkapi komitmen Indosat dalam menghadirkan konektivitas, inovasi, serta dampak sosial yang inklusif di berbagai wilayah Indonesia.(*/Redaksi/Kaltimnews.co)