KALTIMNEWS.CO, Samarinda - Menjabat anggota DPRD tiga periode H JohaFajal Tentunya masih memiliki sisa tugas sekaligus tugas tambahan. Anggota DPRD dari Partai Nasdem Dapil II, Samarinda Seberang, Palaran dan Loa Janan Ilir ini mengaku jika persoalan pembangunan infrasktruktur menjadi alas an pokok kenapa dirinya mau maju untuk menyelesaikan semuanya itu.
“Saya akan tetap melanjutkan komitmen saya sebelumnya yakni pemerataan pembangunan infrastruktur kemasyarakat khususnya di dapil Palaran, Samarinda Seberang dan Loa Janan Ilir. Dan hingga saaat ini, Saya tetap memperjuangkan yang jadi komitmen saya itu,” Ucap Joha Fajal saat ditemui media ini di Gedung DPRD Samarinda Kamis (19/9/2019) Siang.
Persoalan Infrastruktur menurut Joha, mesih menjadi masalah utama di dapilnya tersebut, menurtutnya masih banyak jalan dan gang yang hingga kini masih belum tersentuh dengan semenuisasi dan pembangunan parit.
“Saya melihat persoalan masyarakat itu, terkait yang paling butuh, berkaitan dengan perbaikan dan pemerataan kesejahteraan masyarakat. Tentu kami akan mulai dari sisi perbaikan jalan, drainase yang menjadi skala proritas,” tuturnya.
“Kecamatan Loa Janan Ilir dan Palaran itu, masih banyak jalan-jalan yang belum pernah sama sekali mendapatkan pengerasan apalagi pengecoran. Bersyukur saya di dua periode sebelumnya dan ini periode ketiga yang saya jalani. Di Palaran sudah banyak perubahan pembangunan jalan dan drainase lainnya, karenasaya lama di Palaran jadi saya tau persis perubahan pembangunan itu,” Tambanhya.
Politisi Partai Nasdem ini pun menceritakan jika saat sebelumnya dirinya merasakan betapa sulitnya dirinya dan masyarakat saat hendak ke samarinda mengingat saat itu lokasi di beberpa dapilnya belum tersentuh dengan pembangunan jalan. “Betapa sulitnya kita mau ke Samarinda karena belum ada jalan, sehingga masyarakat harus menggunakan perahu ketingting. Namun sekarang ini sudah jauh berbeda dan banyak perubahan,” sebutnya.
Untuk sekarang ini dirinya menyebut jika wilayah Loa Janan Ilir membutuhkan pembangunan infrastruktur.
“Di Loa Janan Ilir sangat membutuhkan pembangunan infrastruktur karena masih kurang diprioritaskan. Bahkan jalan yang menghubungkan antara kelurahan sajabelum bagus, dan Kondisinya sangat tidak sesuai, bisa dikatakan tidak layak. Seperti simpang tiga Harapan Baru tidak ada jalan, kemudian Jalan Barito pun sulit untuk dilewati, padahal itu jalan akses utama antara kelurahan dengan Rumah Sakit Moeis. Hal ini sangat butuh perhatian. Khusus untuk di Loa Janan Ilir, hal yang harus sayaperjuangkan di periode saya yang ketiga ini adalah terutama jalan, drainase ini antisipasi, jika tidak kalau ada banjir seperti sebelumnya kita bakal kalang kabut,” bebernya.
(*/Adv)